Breaking News:

PSIS Semarang

Gelandang Serang PSIS Semarang Septian David Pilih Fun Football Dibanding Tarkam, Ini Alasannya

Selama di kampung halaman, Septian memilih menerima tawaran fun football yang biasanya digelar komunitas-komunitas pecinta sepak bola.

PSIS SEMARANG
Aksi gelandang serang PSIS Semarang, Septian David Maulana dibayangi rekan setimnya Wahyu Prasetyo dalam latihan tim di Stadion Citarum Semarang, Senin (7/9/2020) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gelandang serang PSIS Semarang Septian David Maulana menolak turun di laga antar kampung (tarkam) untuk mengisi libur latihan di jeda kompetisi Liga 1.

Selama di kampung halaman, Septian memilih menerima tawaran fun football yang biasanya digelar komunitas-komunitas pecinta sepak bola.

"Kalau main tarkam, saya sudah tidak pernah lagi (terima). Karena, bayaran tidak seberapa tapi risikonya tinggi. Malah, membahayakan bagi pemain juga kalau cedera," kata David.

Baca juga: Liluk Sebut Pemain Asing PSIS Semarang Masih Solid, Belum Satupun Menyatakan Mundur

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Bek PSIS Semarang Ini Sebut Indonesia Bakal Kehilangan Wibawa

Baca juga: Pemain PSIS Gunakan Hak Pilihnya: Alfeandra Dewangga Nyoblos di Demak, Septian David di Semarang

Baca juga: Lamanya Kompetisi Liga 1 Mandeg, Pemain PSIS Semarang Ini Klaim Banyak Merugi

Sebetulnya, Septian cukup banyak mendapat tawaran bermain tarkam yang sering diputar di beberapa daerah.

"Saya pernah ditawari tapi saya tidak ambil, rawan kalau cedera. Kalau laga amal, masih saya pertimbangkan," ucap pemain kelahiran 2 September 1996 tersebut.

Soal mengikuti kegiatan fun football, David mengaku masih mau. Menurutnya, ajang tersebut lebih sebagai wadah bersilaturahim dan menyenangkan warga.

Dalam beberapa kesempatan, mantan penggawa Timnas U-23 tersebut mengikuti sejumlah kegiatan fun football di Stadion Citarum, Semarang.

Bukan hanya David, kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah pemain PSIS lain, di antaranya Muhammad Rio Saputro, Hari Nur Yulianto, dan Joko Ribowo.

Mereka kerap menampakkan diri di Stadion Citarum mengikuti kegiatan fun football.

"Kalau diajak seperti fun game di daerah-daerah, masih bisa saya pertimbangkan. Bagi saya, lebih ke ingin menyenangkan warga, yang mungkin ingin mengajak foto bareng dan sebagainya," ujarnya. (*)

Baca juga: Dua Bocah Asal Kratonan Kota Tegal Diculik Kenalan Nenek, Ditemukan di Cirebon

Baca juga: Gelar Wayang dan Bernyanyi, Cara Polres Purbalingga Pulihkan Trauma Anak Korban Longsor Tumanggal

Baca juga: Bendung Gerak Serayu Berstatus Awas, Warga Cilacap dan Banyumas bagian Barat Diminta Waspada Banjir

Baca juga: Hore, Tempat Wisata Milik Pemkab Banyumas Sudah Buka Lagi

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved