Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Dana Alih Fungsi Pangkalan Truk Bantuan Kemensos Tidak Bisa Dicairkan, Pemkab Batang Janjikan Ini

Menurut Dinsos Kabupaten Batang, ada pihak yang menyita surat persetujuan dari para pedagang saat akan diajukan Pemkab Batang kepada Kemensos.

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Pelaksanaan rapat terpadu lengkap alih fungsi pangkalan truk Banyuputih menjadi Islamic Center Batang, di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (8/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dana bantuan alih fungsi pangkalan truk menjadi Islamic Center Batang untuk pedagang, yang menempati pangkalan truk Banyuputih dari Kemensos dipastikan tak bisa turun. 

Pasalnya menurut Dinsos Kabupaten Batang, ada pihak yang menyita surat persetujuan dari para pedagang saat akan diajukan Pemkab Batang kepada Kemensos.

Adapun semula dana yang akan diajukan ke Kemensos Rp 5 juta untuk setiap pedagang. 

Baca juga: Kisah Bocah Penderita Pterigium di Batang, Windy Terpaksa Kubur Impian Jadi Ahli Agama Karena Biaya

Baca juga: Pemkab Batang Gandeng KPK, Hadapi Pengusaha Nakal yang Enggan Setor Pajak

Baca juga: Biar Warga Bisa Bekerja di KIT Batang, Pemkab Bersiap Buka Program Pendidikan Paket C

Baca juga: 50 Kilometer Jalan Pantura Batang Minim Penerangan, Bikin Pengendara Was-was, Begini Respon Dishub

Dikatakan Joko Tetuko, Kepala Dinsos Kabupaten Batang, rumor uang bantuan alih fungsi lahan Rp 5 juta tidak bisa dicairkan. 

"Karena saat surat persetujuan dari pedagang akan dikumpulkan, surat tersebut disita oleh sekelompok orang."

"Alhasil kami tidak bisa mengajukan permintaan tersebut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/12/2020).

Dilanjutkannya, sebagai pengganti uang bantuan alih fungsi lahan akan diambil dari APBD Pemkab Batang

"Kami sudah mendata, di sana ada 86 warga ber KTP Batang, dan 25 orang luar Batang."

"Nantinya warga Batang akan mendapat Rp 3 juta, dan luar Batang Rp 1,5 juta," jelasnya. 

Joko menuturkan, pada 11 Desember 2020 dana tersebut akan turun, dimana Dinsos menargetkan pendistribusian bantuan tersebut selama 5 hari. 

"Seandainya mereka tidak mau menerima atau kesulitan dalam hal pengambilan, akan kami layani, dan datangi untuk memberikan dana bantuan tersebut," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: Pemungutan Suara di Purbalingga, Begini Teknis Penggunaan Hak Pilih Khusus Pasien Covid-19

Baca juga: Anggaran Dipangkas Rp 93 Miliar untuk Penanganan Covid-19, DPUPR Purbalingga Pilih Tambal Jalan

Baca juga: Pemprov Jateng Tak Cepat Merespon, Bupati Banjarnegara Tambal Jalan Gunakan Uang Pribadi

Baca juga: Cuci Darah Tak Perlu Lagi Antre Lama, RSUD Banjarnegara Tambah Mesin dan Kamar Khusus Hemodialisa

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved