Breaking News:

Berita Korupsi

Undang Sumantri Resmi Ditahan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Kemenag

Pejabat Kemenag, Undang Sumantri ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK terhitung mulai 4 hingga 23 Desember 2020.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
ILUSTRASI Papan nama Gedung Merah Putih, KPK, di Jakarta. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - KPK secara resmi menahan mantan Kabag Umum Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Undang Sumantri, Jumat (4/12/2020).

Undang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang atau jasa di lingkungan Kemenag Tahun 2011.

"Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan tersangka USM (Undang) selama 20 hari pertama," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Warga Temanggung Ini Konsumsi Sabu, Harus Terpisah dengan Istrinya, Usia Pernikahan Baru Tiga Bulan

Baca juga: Mengerucut Jadi Tiga, Kandidat Sekda Jateng, Berikut Sosok Mereka

Baca juga: Butuh Delapan Jam Evakuasi, Tiga Pemuda Tersesat Saat Mendaki Gunung Prau, Mereka Warga Batang

Baca juga: Rata-rata Tiap Hari Lima Orang Meninggal Karena Covid-19 di Banyumas, Mayoritas Berstatus Komorbid

Undang ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK terhitung mulai 4 hingga 23 Desember 2020.

KPK menduga, ada dua tindak pidana korupsi dalam perkara yang menjerat Undang.

Yakni kasus pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah (MTs) serta pengadaan pengembangan sistem komunikasi dan media pembelajaran terintegrasi MTs dan Madrasah Aliyah (MA).

Dalam kasus pengadaan laboratorium komputer, Undang diduga mengatur proses lelang dan menetapkan pemenang lelang yaitu PT BKM.

Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp 12 miliar.

Sementara itu, dalam kasus lainnya, Undang selaku pejabat pembuat komitmen diduga menetapkan nilai harga perkiraan sendiri (HPS).

Dimana diduga disesuaikan dengan nilai penawaran yang sudah dapat memfasilitasi jatah untuk pihak "Senayan" dan Kemenag.

KPK menaksir kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 4 miliar.

Akibat perbuatannya, Undang disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul KPK Tahan Tersangka Korupsi di Kementerian Agama

Baca juga: Polres Sragen Bekuk 10 Pengedar Obat Terlarang, Beli di Apotek Pakai Resep Dokter Palsu

Baca juga: Usai Jalani Operasi Ketiga, Marc Marquez Diprediksi Absen di Balapan Pembuka Musim 2021 MotoGP Qatar

Baca juga: Tak Terpengaruh Pandemi, Perusahaan di Banyumas Ini Tetap Bisa Ekspor Emping Melinjo ke Arab Saudi

Baca juga: 179 Siswa SMK Negeri Jateng Positif Covid-19, Dinkes: Semua Berkategori OTG

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved