Breaking News:

Berita Banyumas

Banjir 20 Tahun Lalu Terulang, Luapan Sungai Serayu Merendam Ribuan Rumah di 5 Kecamatan di Banyumas

Luapan Sungai Serayu Banyumas membuat ribuan rumah di dekat aliran sungai tergenang banjir, Kamis (3/12/2020) dini hari.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Luapan Sungai Serayu Banyumas membuat ribuan rumah di dekat aliran sungai tergenang banjir, Kamis (3/12/2020) dini hari.

Banjir hari ini disebut terbesar setelah 20 tahun yang lalu, banjir serupa juga melanda Banyumas.

Setidaknya, ada lima kecamatan terdampak banjir, yaitu Kecamatan Kalibagor, Somagede, Banyumas, Patikraja, dan Rawalo.

Kedalaman air bervariasi, mulai dari 30 centimeter hingga setinggi dada orang dewasa atau sekitar 110 sentimeter.

"Banjir luapan Sungai Serayu ini tidak kami duga. Ribuan rumah terdampak banjir. Hujan deras dan lebat memang sudah diramalkan BMKG kemarin," jelas Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Titik Puji Astuti kepada Tribunbanyumas.com, Kamis.

Baca juga: Sungai Serayu Meluap, Jalan Raya Patikraja-Banyumas di Pegalongan Hanya Bisa Dilintasi Truk dan Bus

Baca juga: Arus Sungai Pelus Terjang Rumah di Desa Ledug Banyumas, Suami Istri Penghuni Rumah Sempat Hanyut

Baca juga: Warga 6 Desa di Kemangkon Purbalingga Sempat Mengungsi Akibat Luapan Sungai Klawing

Baca juga: Video Banjir Sungai Serayu Lumpuhkan Jalan Raya Patikraja-Banyumas

Titik mengatakan, tiga kecamatan yang biasa terendam air saat hujan lebat, justru tak kebanjiran. Tiga wilayah yang dimaksud adalah Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak.

Titik menjelaskan, warga terdampak banjir yang terjadi di Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas, sementara ini sudah mengungsi di Balai Desa dan Masjid At Taqwa. Pihaknya pun segera membuka dapur umum.

Berdasarkan data sementara, setidaknya ada 300 rumah di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, yang tergenang banjir.

Sementara, di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, ada sekitar 400 rumah yang juga tergenang banjir.

"Tidak ada korban jiwa. Tapi, perkiraan, ada ribuan rumah tergenang di lima kecamatan tersebut," kata dia.

Kepala Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Karman, mengatakan, air mulai menggenangi rumah warga pada Kamis sekira pukul 04.00 WIB karena hujan lebat sejak Rabu (2/12/2020), sekira pukul 19.00 WIB.

Karman bercerita, banjir kali ini seperti mengulang banjir 20 tahun lalu.

"Ini kejadian seperti 20 tahun yang lalu. Tahun 2000 juga terjadi banjir besar akibat luapan Sungai Serayu dan terulang lagi tahun ini," ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Ani, mengaku segera mengevakuasi diri bersama anak-anaknya saat melihat air mulai masuk rumah.

"Pukul 05.00 WIB pagi, air datang. Saya mengungsi pukul 09.00 WIB pagi dan minta bantuan petugas dan warga," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: 6 Bakal Lokasi TPS Pilwakot Semarang di Kecamatan Tugu Kebanjiran, Dikaji untuk Dipindah

Baca juga: Sungai Beringin Meluap, 2 Kelurahan di Tugu Kota Semarang Terendam Banjir

Baca juga: Kalah 1-3 dari PSG, MU Terancam Tak Lolos 16 Besar Liga Champions Meski Puncaki Klasemen Grup H

Baca juga: Inalillahi, Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan KH Muhammadun R Jundi Tutup Usia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved