Penanganan Corona

Dinkes Pastikan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Banyumas Menambah Tempat Tidur untuk Ruang Isolasi

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto mengatakan, saat ini, rumah sakit rujukan Covid-19 telah menambah kapasitas kamar isolasi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi. Para santri putri yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani karantina di Balai Diklat Baturraden antre mengikuti tes swab, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto mengatakan, saat ini, rumah sakit rujukan Covid-19 telah menambah kapasitas kamar isolasi.

"Sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk menambah tempat isolasinya. Sekarang, sebenarnya, sudah ada 400 tempat tidur untuk isolasi," ujarnya, saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (1/12/2020).

Penambahan tempat tidur dilakukan oleh 10 rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Kabupaten Banyumas.

Namun demikian, Sadiyanto mengakui, tidak semua tempat tidur isolasi dimanfaatkan merawat pasien Covid-19 asal Banyumas.

"Masalahnya, bukan warga Banyumas saja, ada dari Purbalingga, Cilacap, dan sebagainya," jelasnya.

Baca juga: Tempat Tidur Isolasi dan ICU Pasien Covid di Jateng Tinggal 25 Persen, Ini Langkah Dinkes Jateng

Baca juga: Lusa, ASN Banyumas dan Relawan Mulai Terjun ke 50 Desa Berzona Oranye Covid-19. Ini Tugas Mereka

Baca juga: Dinkes Banyumas: Mayoritas Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Memiliki Hipertensi dan Diabetes

Baca juga: Tim Khusus Bubarkan Kerumunan di Banyumas Mulai Beraksi, Sasaran Pertama Hajatan di Pekuncen

Sebelumnya, diberitakan, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menambah rumah karantina bagi warga terpapar Covid-19 di Baturraden.

Rumah karantina yang sebelumnya memanfaatkan Pondok Slamet, Balai Diklat, Wisma Wijayakusuma, ditambah lagi di Hotel Rosenda.

Keempat rumah karantina tersebut dapat menampung paling tidak 450 tempat tidur.

"Rumah sakit rujukan Covid-19 semua sudah penuh, yang ada adalah keluar, masuk, keluar, masuk," kata Bupati Banyumas Achmad Husein, Senin (30/11/2020).

Bupati sempat mengatakan, jika rumah sakit Ajibarang, per 30 November 2020, masih ada antrean pasien Covid-19.

Karena kondisi tersebut, akhirnya bupati mengambil kebijakan, pasien Covid-19 yang kondisinya membaik dan tidak bergejala, dipindahkan ke rumah karantina Baturraden.

Lewat cara itu, ruang isolasi rumah sakit yang semula penuh dapat diisi pasien Covid-19 yang lebih membutuhkan perawatan.

Baca juga: KPU Kabupaten Pekalongan Distribusikan Logistik APD ke PPK, Dijadwalkan Rampung Hari Ini

Baca juga: Mudik ke Solo saat Libur Natal dan Tahun Baru? Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Baca juga: Sempat Ditutup Sementara, Kantor Disdik Batang Dibuka Lagi 3 Desember

Baca juga: Berharap Liga 1 Digelar Februari, Septian David Tunggu Laga Sambil Nge-Gym dan Ikut Fun Football

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Penanganan Corona
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved