Rabu, 10 Juni 2026

Berita Video

Video Debat Publik Paslon Pilbup Purbalingga 2020

Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga telah menyampaikan visi misi dan rencana program kerjanya masing-masing dalam debat publik.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Berikut ini video debat publik Paslon Pilbup Purbalingga 2020.

Debat Publik Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020 digelar Rabu (25/11/2020), pukul 20.00.

Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga telah menyampaikan visi misi dan rencana program kerjanya masing-masing. 

Paslon nomor urut 1 Muhammad Sultan Fauzi-Zaini Makarim mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan program kerja jika terpilih menjadi kepala daerah. 

Calon Bupati nomor urut 1 Muhammad Sultan Fauzi atau akrab disapa Oji menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan perekonomian warga Purbalingga.

Oji mengklaim telah melaksanakan MoU dengan 5 perusahaan di Jawa Barat.

Kerja sama itu diharapkan mampu membuka lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Purbalingga

Di bidang pendidikan, pasangan itu berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru, minimal setara UMK Purbalingga.

Di bidang pariwisata, Oji-Jeni akan memaksimalkan potensi pariwisata di wilayah utara (sabuk utara) yang selama ini dinilainya belum tersentuh. 

"Petani menjerit seperti di Kejobong, Pengadegan, harga singkong turun."

"Kami akan jaga stabilitas harga," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/11/2020). 

Calon Bupati nomor urut 2 Dyah Hayuning Pratiwi tak mau kalah menawarkan rencana program kerjanya untuk menarik simpatik pemilih. 

Karena masih di masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhirnya, Tiwi pun menawarkan program penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi. 

Jika terpilih nanti, pihaknya akan  gencar menyosialisasikan secara masif 3T (tracing, testing, treatment).

Termasuk gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) kepada masyarakat untuk menekan kasus positif Covid-19. 

Pihaknya juga akan menyediakan fasilitas memadai untuk ruang isolasi pasien Covid-19.

Pihaknya akan mengaktifkan tempat karantina berbasis di desa, kecamatan, dan kabupaten untuk menjamin pelayanan kesehatan masyarakat. 

Pihaknya akan merekrut relawan (volunteer) untuk membantu tenaga medis melaksanakan tugasnya.

Budaya gotong royong serta kampung siaga Covid-19 akan lebih diaktifkan. 

Di bidang ekonomi, pihaknya akan memberikan stimulus senilai puluhan juta Rupiah bagi petani dan pelaku UMKM untuk pengembangan usaha mereka. 

"Kami akan berikan stimulus Rp 10 juta hingga Rp 30 juta," katanya. (Khoirul Muzakki)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved