Berita Jateng

Muncul 36 Kasus Covid-19 Usai Bupati Brebes Tur ke Bromo, Ganjar: Pejabat Kurangi Dulu Deh Pikniknya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pejabat tinggi pemerintah di wilayahnya agar lebih berhati-hati saat bepergian ke luar kota.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Kota Semarang, Selasa (7/7/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pejabat tinggi pemerintah di wilayahnya agar lebih berhati-hati saat bepergian ke luar kota.

Hal ini disampaikan Ganjar menyusul penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Brebes, menjadi 36 kasus, seusai Bupati Brebes Idza Priyanti beserta keluarga dan pejabat Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan tur ke Bromo, Jawa Timur.

"Berkali-kali kami sampaikan agar berhati-hati. Kami tidak melarang tapi mesti berhati-hati kalau dalam konteks itu, pejabat kalau tidak tugas, kurangi dulu deh piknik. Pikniknya sama keluarga, yang dekat-dekat saja. Kalau ada tugas, umpama seminar di Bromo, silakan berangkat. Tapi, rasa-rasanya, ke Bromo tidak seminar, ya," kata Ganjar saat ditemui di kantornya, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Dinkes Kesulitan Lacak Asal Muasal Suami dan Anak Bupati Brebes Tertular Covid-19

Baca juga: Viral Foto Pemotor Lewat Terowongan Super Pendek di Brebes, Ini Faktanya

Baca juga: Mesin ATM Bank Jateng Digondol Kawanan Perampok di Brebes, Rekaman CCTV Tersebar di Medsos

Baca juga: Kisah Tukang Gali Harian Asal Brebes: Dari Buruh Tani Hingga Nunggu Order di Pinggir Jalan Jakarta

Ganjar mengatakan, pihaknya telah membuat Pergub khusus bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan provinsi agar disiplin menerapkan peraturan.

"Maka, teman-teman, apalagi ASN, tolong kendalikan diri. Kenapa di provinsi kami buat Pergub khusus untuk pegawai provinsi? Ya tak denda lho (kalau melanggar). Tapi, alhamdulillah, semua taat, mengerti. Kadang-kadang, kontrol-kontrol itu lepas ketika kita itu ke luar. Di sana, kita enggak tahu, pas balik lagi, nulari yang ada di keluarga, jadi klaster keluarga di rumah," ucapnya.

Ganjar tak melarang para pejabat tinggi pemerintah ataupun aparatur sipil negara (ASN) bepergian ke luar kota.

Akan tetapi, sebaiknya bepergian ke luar kota tidak dalam rangka kegiatan piknik melainkan karena terkait tugas pekerjaan.

"Kecuali, kalau dia ditugaskan dalam rangka kerja, boleh. Karena kita ini sebenarnya punya risiko. Semua ya, kayak wartawan inilah, tiap hari ditugaskan, punya resiko. Tapi kan kita mesti memprotek. Kalau ASN, jangan dulu deh, apalagi urusannya piknik. Kalau bertugas, silakan. Tapi, nanti dicek dan ditracing," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, suami dan kedua anak Bupati Brebes Idza Priyanti dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski suami dan kedua anaknya positif tapi pemeriksaan swab terhadap Bupati Idza Priyanti hasilnya negatif Covid-19.

Baca juga: Tak Hanya Edhy Prabowo, KPK Juga Tangkap Istri, Pejabat KKP serta Pihak Swasta. Total 17 Orang

Baca juga: Usung Cerita dari Lagu-lagu Didi Kempot, Film Sobat Ambyar Segera Dirilis di Netflix

Baca juga: Dinkes Jateng Klaim Tes Covid-19 di Wilayahnya Tinggi, Capai 67.000 Tes dalam Sepekan

Baca juga: UKSW Siapkan RSU Satya Wacana Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Tak hanya suami dan kedua anaknya, sedikitnya, ada 33 orang lagi termasuk pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten Brebes dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka yang positif Covid-19, beberapa di antaranya sempat mengikuti kegiatan ke Bromo dan Malang, Jawa Timur, pada 7 sampai 9 November 2020.

Saat itu, selain diikuti bupati dan suaminya, juga sekretaris dinas beserta pengiring atau ajudan.

Sehingga total positif yang terkait usai acara ke Bromo menjadi 36 kasus. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 di Brebes Bertambah Usai Pejabat Tur ke Bromo, Ganjar Ingatkan Kurangi Piknik".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved