Breaking News:

Penanganan Corona

Total Ada 17 Tersangka Kasus Penyebaran Hoaks Covid-19, Periode Januari-November 2020

Tiga Polda yang paling banyak menangani kasus tersebut adalah Polda Metro Jaya (14 kasus), Polda Jawa Timur (12 kasus), dan Polda Riau (9 kasus).

Editor: deni setiawan
Istimewa
Contoh meme hoaks soal corona, yang mengubah pernyataan Ganjar berkait wabah virus corona, menjadi kabar yang tak bisa dipertanggungjawabkan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Polisi telah menetapkan 104 tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks terkait pandemi Covid-19 selama 30 Januari-24 November 2020.

“Bareskrim dan Polda jajaran telah melakukan penindakan terhadap 104 tersangka."

"Terdiri dari 66 laki-laki dan 38 perempuan,” kata Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Istri Mantan Bupati Purbalingga Lapor Bawaslu, Erni Tak Terima Fotonya Disalahgunakan Rival Politik

Baca juga: Gedung Eks SMPN 3 Purbalingga Disulap Jadi Ruang Isolasi Darurat Covid-19

Baca juga: Fokohumas Kabupaten Banjarnegara Ditatar, Jadi Jembatan Arus Informasi Pemerintah ke Masyarakat

Baca juga: Kalina Ocktaranny Meminta Maaf, Begini Tulisan Lengkap Balasan Buat Azka Corbuzier

Dari total tersangka, Brigjen Pol Awi menuturkan, 17 orang ditahan dan sisanya tidak ditahan.

Kasus hoaks tersebut tersebar di sejumlah daerah.

Tiga Polda yang paling banyak menangani kasus tersebut adalah Polda Metro Jaya (14 kasus), Polda Jawa Timur (12 kasus), dan Polda Riau (9 kasus).

Selain itu, Brigjen Pol Awi menuturkan, jenis hoaks yang disebarkan juga berbeda-beda.

“Pertama, korban meninggal dunia akibat Covid-19 padahal bukan."

"Kedua, penyebaran Covid-19 tanpa ada info resmi."

"Ketiga, WNA yang ke Indonesia membawa virus,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved