Breaking News:

Berita Grobogan

Remaja di Grobogan Tewas Tersambar Petir saat Main Gim di Ponsel yang Tengah Diisi Ulang

"Tak berselang lama, terdengar bunyi petir yang lantas menyambar korban yang sedang duduk, hingga terpental," terang Jury.

Editor: rika irawati
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi petir 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GROBOGAN - Kejadian tersambar petir saat mengoperasikan telepon seluler terjadi lagi. M Wahid (16), pelajar SMK asal Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tewas tersambar petir saat bermain video gim daring di handphone, Senin (23/11/2020).

"Iya benar, kejadian petang kemarin," kata Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/11/2020).

Menurut Jury, sore sekitar pukul 16.00 WIB, siswa kelas II di satu SMK di Kabupaten Grobogan tersebut, pamit kepada orangtua, hendak nongkrong di warung kopi di Desa Putatsari, tak jauh dari rumahnya.

Begitu sampai di lokasi, ia kemudian bersama teman-temannya asyik mengakses gim daring melalui handphone masing-masing.

Baca juga: Tabungan Rp 165 Juta Tak Bisa Cair, Sujinah Ajak Suami dan Saudara Datangi KUD Plongkowati Grobogan

Baca juga: Sekda Grobogan Positif Covid-19, Hasil Tes Swab Mandiri, Sumarsono: Padahal Saya Sudah Berhati-hati

Baca juga: WNA Pekerja Pabrik Tas di Grobogan Terinfeksi Virus Corona, Imigrasi: Ketiganya Asal Filipina

Baca juga: Detik-detik Truk Tangki BBM Pertamina Meledak di SPBU Wirosari Grobogan

Selanjutnya, petang sekitar 17.30 WIB, hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan korban masih fokus bermain gim daring sembari mengisi daya handphone.

"Tak berselang lama, terdengar bunyi petir yang lantas menyambar korban yang sedang duduk, hingga terpental," terang Jury.

Seketika itu juga, teman-teman korban serta pemilik warung kopi berupaya menghampiri korban yang dalam posisi tengkurap.

Hanya saja, nyawa korban tak tertolong. Korban tewas seketika dengan luka bakar serius.

"Korban mengalami luka bakar di telapak tangan sebelah kanan dan kiri. Kami imbau kepada masyarakat, lebih berhati-hati saat menggunakan handphone di musim hujan. Lebih baik, tidak digunakan dulu saat hujan karena berbahaya," ujar Jury. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelajar SMK di Grobogan Tewas Tersambar Petir Saat Main Video Game Online".

Baca juga: 25 Nakes di RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Baca juga: Arkeolog Inggris Yakin Telah Temukan Rumah Masa Kecil Yesus

Baca juga: Pelatih Shin Tae-yong Coret 2 Pemain Timnas U-19, Ada Nama Serdy Ephy Fano Lagi

Baca juga: Jembatan Desa di Kayen Pati Ambrol, Diduga Akibat Penyumbatan Sampah di Tiang Penyangga

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved