Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Awas Jalan Berlumpur Campur Kerikil di Puntukrejo Karanganyar, Pengendara Motor Wajib Berhati-hati

Kondisi jalan yang curam membuat aliran air dari atas cukup deras, ditambah material tanah serta kerikil proyek di sisi selatan jalan terbawa air.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Relawan membersihkan material lumpur yang berada di badan jalan serta mengatur arus lalu lintas di Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 12.00. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Saluran air tidak cukup menampung volume air hujan mengakibatkan meluber bercampur material tanah dan kerikil ke badan jalan di Kabupaten Karanganyar.

Kondisi itu terjadi tepatnya di Dusun Tegalrejo, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 10.30.

Kejadian itu sempat mengakibatkan pengguna jalan dari arah Karangpandan yang hendak menuju ke kawasan wisata Ngargoyoso kesulitan karena harus menerjang aliran air.

Baca juga: Waktunya Akses Diperbaiki! Disparpora Karanganyar: Guna Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Museum Dayu

Baca juga: Pengusaha Mengeluh, Apindo Karanganyar Minta Bupati Revisi UMK 2021

Baca juga: Terdampak Proyek Tol Solo-Yogyakarta di Karanganyar, Ganti Untung 15 Bidang Tanah Sudah Dibayarkan

Baca juga: Selamat, 19 Produk UMKM Karanganyar Kini Mulai Dijual di Minimarket

Pasalnya kondisi medan jalan yang curam membuat aliran air dari atas cukup deras, ditambah material tanah serta kerikil dari proyek di sisi selatan jalan turut terbawa air.

Bahkan ada pengendara motor yang terjatuh dan terpaksa didorong oleh warga sekitar untuk menerjang aliran air.

Jalan tersebut merupakan akses utama menuju ke wilayah Ngargoyoso. 

Dari pantauan Tribunbanyumas.com, Sabtu (21/11/2020), terlihat sejumlah relawan menyemprotkan air menggunakan alkon untuk membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan.

Sedangkan anggota kepolisian mengatur arus lalu lintas dari arah Ngargoyoso menuju Karangpandan maupun sebaliknya. 

Kades Puntukrejo, Suparno menyampaikan, sebelumnya terjadi hujan cukup lebat Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 10.00.

Sehingga saluran selokan tidak cukup menampung volume air yang cukup besar.

Halaman
123
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved