Berita Semarang

Bupati Semarang Minta Maaf: Gara-gara Istri Nyalon Bupati, Anaknya Tak Tuntas Jadi Anggota DPRD

Ditemui seusai acara, Munjirin memohon maaf kepada anaknya, Biena Munawa Hatta karena sikap politik keluarga membuat Biena tak penuh jadi anggota DPRD

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan HR Supriyadi dalam sidang paripurna di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Anak Bupati Semarang Mundjirin, Biena Munawa Hatta, resmi diganti HR Supriyadi sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Semarang.

Pergantian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (18/11/2020) sore.

Ditemui seusai acara, Munjirin memohon maaf kepada anaknya, Biena Munawa Hatta karena sikap politik keluarga membuat Biena hanya menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang selama kurang lebih dua tahun.

"Saya mohon maaf pada anak saya karena tidak bisa satu periode jadi DPRD, hanya dua tahun dan diganti," jelasnya.

Baca juga: Posisi Biena Munawa Hatta Diganti HR Supriyadi, Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Semarang

Baca juga: Diduga Langgar Aturan Kampanye, Istri Bupati Semarang Bintang Narsasi Diperiksa Bawaslu

Baca juga: Pilkada Kabupaten Semarang, Bison dan Ngebas Pasang Target Sama, Raih 65 Persen Suara

Baca juga: Bupati Semarang Mundjirin Dipecat Sebagai Kader PDIP, Termasuk Anaknya Bina Munawa Hatta

Mengenai langkah selanjutnya, Mundjirin menyerahkan langsung kepada Biena.

"Kalau mau support Bison ya monggo, kalau mau istirahat mengurus anak istri, ya tidak apa-apa," jelasnya.

Seperti diketahui, istri Mundjirin yakni Bintang Narsasi berpasangan dengan Gunawan Wibisono ( Bison) dalam Pilkada Kabupaten Semarang. Sementara, DPC PDI Perjuangan mengusung Ngesti Nugraha-Basari.

Perbedaan ini menjadi alasan DPP PDI Perjuangan memecat Mundjirin dan Biena Munawa Hatta.

"Kalau anak saya, sudah terima karena konsekuensi dari diberhentikan partai adalah diganti di DPRD. Sudah diskusi dengan ibunya, dengan saya juga. Aturan partai tidak boleh dilawan, sudah benar itu," ujar Mundjirin.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyatakan dengan digelarnya rapat paripurna ini maka HR Supriyadi resmi menggantikan Biena Munawa Hatta.

"Kemarin itu kan sempat menggantung karena surat tidak ditindaklanjuti Bupati. Tapi, karena lewat tujuh hari, kami berinisiatif langsung menyurati Gubernur dan langsung direspon," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anaknya Resmi Di-PAW Fraksi PDI-P, Bupati Semarang: Mohon Maaf Tak Bisa 1 Periode".

Baca juga: Basuki Sekeluarga Baru Pulang dari Acara Mertua saat Longsor Melanda Banjarpanepen Banyumas

Baca juga: Disapu Angin Ribut, 2 Kelas di SD 01 Ngaliyan Rusak

Baca juga: Berjalan Terlalu Minggir, Truk Bermuatan Bibit Merica Terguling di Kutasari Purbalingga

Baca juga: Waspada Banjir dan Longsor, Hujan Diperkirakan Guyur Banjarnegara dan Purbalingga Siang Hingga Malam

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved