Breaking News:

Berita Video

Video Inspirasi Usaha, Sapu Glagah Purbalingga Diekspor ke Taiwan dan Korea

Penyelenggara sekolah biasa memborong produk sapu, khususnya saat tahun ajaran baru atau kenaikan kelas, tapi saat ini sedang sepi-sepinya.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Di ruang lain, sapu glagah yang telah jadi ditata bertumpuk.

Alat kebersihan itu sudah siap disetor ke pengepul. 

Pandemi Covid-19 rupanya tak begitu memengaruhi aktivitas usahanya.

Tiap hari, ia dan beberapa pekerja lain nyatanya tak pernah menganggur.

Meski sepi di luar, di dalam rumah itu mereka sibuk memproduksi sapu.  

“Sehari 4 orang bisa mengerjakan 200 sapu glagah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/11/2020).

Saat banyak usaha lain tutup karena pandemi, industri sapu glagah di Purbalingga tetap bergeliat.

Permintaan sapu glagah masih tinggi, terutama dari mancenegara.

Meski diproduksi skala rumahan, siapa sangka, produk kerajinannya diminati masyarakat internasional.

Ribuan sapu glagah hasil karyanya rutin diekspor ke Taiwan dan Korea. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved