Breaking News:

Berita Banyumas

Polresta Banyumas Terjunkan Anjing Pelacak Bantu Pencarian Korban Longsor di Banjarpanepen Banyumas

Kasat Sabhara AKP Aldino Agus mengatakan, tim gabungan memaksimalkan anjing pelacak dalam proses evakuasi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Sat Sabhara Polresta Banyumas mengerahkan anjing pelacak saat mencari korban tanah longsor di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Tim siaga bencana Unit Pengendali Massa (Dalmas) dan Unit K9 Satuan Sabhara Polresta Banyumas diturunkan dalam membantu proses pencarian korban tanah longsor di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (18/11/2020).

Kasat Sabhara AKP Aldino Agus mengatakan, tim gabungan memaksimalkan anjing pelacak dalam proses evakuasi.

Korban longsor satu keluarga di Banjarpanepen yang berhasil di evakuasi adalah Wagiah dan kedua anaknya.

"Kondisi longsor yang cukup besar menyulitkan pencarian secara manual. Korban Basuki (52) belum ditemukan dan saat ini masih dilanjutkan dengan mengerahkan anjing pelacak," ujar AKP Aldino Agus kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Longsor Banjirpanepen Banyumas: Pencarian Basuki Dilanjutkan, BPBD Dapat Bantuan Alat Berat dari PU

Baca juga: Waspada Banjir dan Longsor, Hujan Diperkirakan Guyur Purwokerto Siang Ini Hingga Dini Hari Nanti

Baca juga: Longsor di Banyumas, Pencarian Suami Wagiah Dilanjut Rabu, Kedua Anaknya Juga Ditemukan Meninggal

Baca juga: BREAKING NEWS: Sekeluarga di Banjarpanepen Banyumas Tertimbun Longsor, Ayah dan 2 Anak Masih Dicari

Bencana tanah longsor di Desa Banjarpanepen terjadi Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Wilayah itu diguyur hujan lebat sejak Senin (16/11/2020) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Akibat hujan lebat tersebut, tebing setinggi sekira 50 meter longsor dan mengenai tiga rumah warga.

Satu rumah hilang dan dua rumah lain rusak diterjang longsoran.

Selain di Banjarpanepen, longsor juga terjadi di Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh.

Satu warga setempat tewas tertimbun longsor saat membersihkan air dan lumpur yang masuk ke dapur. Korban bernama Wagimin warga RT 3 RW 7.

Sebelum kejadian, Selasa sekitar pukul 01.00 WIB, wilayah tersebut diguyur hujan lebat dan listrik mati.

Sekitar pukul 02.25 WIB listrik menyala dan korban berupaya membersihkan lumpur yang masuk ke dapur rumahnya.

Namun, beberapa saat kemudian, tanah perbukitan di belakang rumah korban longsor dan menghantam dapur tersebut serta menimbun korban. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Ganjar Sepakat dengan IDI, Tunda Libur Panjang Akhir Tahun

Baca juga: 5 Warga Patikraja Banyumas Terima Bantuan Rehab Rumah dari IPOJK, Masing-masing Terima Rp 15 Juta

Baca juga: Tak Didampingi Pengacara, Wasmad Langsung Bacakan Eksepsi di Sidang Perdana Kasus Konser Dangdut

Baca juga: Banjir Surut, Jalan Buntu-Sumpiuh Penghubung Banyumas ke Kebumen dan Yogyakarta Lancar Lagi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved