Breaking News:

Berita Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Kota Tegal, Imunisasi Campak Tetap Digelar Rutin, Ini Alasannya

Bidan Puskesmas Margadana, Siti Saripah mengatakan, imunisasi tersebut dilakukan agar anak-anak terhindar dari measles rubella atau campak.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pelajar kelas I SD di Kota Tegal mendapatkan imunisasi rubela atau campak, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Puskesmas Margadana melangsungkan imunisasi measles rubella (MR) di SD Negeri Margadana 3 Kota Tegal, Selasa (17/11/2020). 

Imunisasi tersebut menjadi kegiatan rutinan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Ada 28 siswa yang mendapatkan imunisasi di SD Negeri Margadana 3 Kota Tegal. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ruang Isolasi Rumah Sakit di Kabupaten Tegal Juga Sudah Over Kapasitas

Baca juga: IDI Kota Tegal: Kasus Terus Melonjak, Mungkin Masyarakat Salah Mengartikan New Normal

Baca juga: Sebulan Capai 466 Kasus, Klaster Keluarga Dominasi Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tegal

Baca juga: Angka Covid-19 Meningkat Pesat di Kota Tegal, Jumadi: Sekarang Sedang Puncak-puncaknya

Bidan Puskesmas Margadana, Siti Saripah mengatakan, imunisasi tersebut dilakukan agar anak-anak terhindar dari measles rubella atau campak.

Ia mengatakan, tiap tahun dilakukan dua kali. 

Kegiatan tersebut baru dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. 

Ia mengatakan, meski di masa pandemi Covid-19, imunisasi berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan

"Ya tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak agar terhindar dari penyakit campak," kata Siti kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (17/11/2020). 

Dokter Puskesmas Margadana, Tiara Andini mengatakan, orangtua harus menjaga anak-anaknya di masa pandemi Covid-19. 

Terutama dalam pantauan penerapan protokol kesehatan

Ia mengatakan, anak-anak setelah bermain harus langsung mandi sesampainya di rumah. 

Jika bisa anak-anak jangan sering-sering keluar rumah. 

Selain menerapkan protokol kesehatan, Tiara menyarankan, orangtua menyediakan makanan yang bergizi berupa sayur dan buah-buahan. 

"Jangan lupa terapkan 3M, meskipun keluar rumah harus pakai masker."

"Lalu menjaga jarak dan sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir," pesannya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Teror Semut di Pageraji Banyumas, Ahli Entomologi Unsoed Purwokerto: Mungkin Habitatnya Terganggu

Baca juga: Warga Banyumas Ini Belum Kapok, TN Simpan Narkoba di Helm, Rekannya Kabur Saat Didekati Polisi

Baca juga: Pria Bertato Meninggal di Sungai Serayu, Ditemukan Warga Klampok Banjarnegara Saat Cari Rumput

Baca juga: Laporan BPBD Banyumas: Enam Kecamatan Terdampak Longsor, Dua Warga Tewas Tertimbun

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved