Penanganan Corona

IDI Kota Tegal: Kasus Terus Melonjak, Mungkin Masyarakat Salah Mengartikan New Normal

IDI Kota Tegal: Meski sudah ada dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19, tak menyurutkan dokter lainnya untuk terus bekerja merawat pasien.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/Tresno Setiadi
Ketua IDI Kota Tegal, dr Said Baraba. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal mencatat hingga saat ini tujuh dokter di Kota Tegal terkonfirmasi positif Covid-19 dimana satu di antaranya meninggal dunia.

"Sejak pandemi Covid-19 ada 7 dokter positif Covid-19."

"1 di antaranya meninggal, 1 sembuh, dan 5 masih isolasi mandiri," kata Ketua IDI Kota Tegal dr Said Baraba seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Sebulan Capai 466 Kasus, Klaster Keluarga Dominasi Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tegal

Baca juga: Awas Hujan Disertai Angin, Warga Kota Tegal Diminta Tidak Berteduh di Bawah Pohon

Baca juga: Angka Covid-19 Meningkat Pesat di Kota Tegal, Jumadi: Sekarang Sedang Puncak-puncaknya

Baca juga: Tiga Hari Ungkap Empat Kasus, Kapolres Tegal Kota: Ada Tujuh Tersangka yang Ditangkap

Said mengatakan, meski sudah ada dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19, tak menyurutkan dokter lainnya untuk terus bekerja merawat pasien.

 "Jelas tak menyurutkan semangat teman-teman nakes, termasuk dokter yang lain untuk tetap mengabdi dan berjuang menangani Covid-19," kata Said.

Sementara itu, terkait melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Tegal, membuat IDI tak henti-hentinya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan.

"Sebenarnya kasus Covid-19 ini sudah sempat mengalami penurunan bermakna."

"Namun dalam minggu minggu ini kasusnya cukup mengalami peningkatan," kata Said.

Menurutnya, dengan adanya peningkatan kasus tentu akan membuat beban kerja tenaga kesehatan bertambah.

"Maka kami terus edukasi masyarakat agar tahu bagaimana cara mencegah jangan sampai terkena dan jangan sampai menyebarkan Covid-19," kata Said.

Di sisi lain, ia juga terus mengimbau seluruh tenaga kesehatan termasuk dokter agar terus memberikan pelayanan prima.

Termasuk mendorong Pemkot Tegal untuk terus memberikan upaya pencegahan dan penanganan terbaik.

"Alhamdulillah Pemkot Tegal memberikan dukungan."

"Sebentar lagi akan dibuka tempat karantina di Rusunawa untuk pasien tanpa gejala atau gejala ringan."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved