Berita Banyumas
Babinsa Banyumas Diminta Melek Teknologi dan Manfaatkan Media Sosial untuk Tangkal Hoaks
Sebagai sarana publikasi kegiatan di wilayah kerjanya, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0701 Banyumas diminta memanfaatkan media sosial.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagai sarana publikasi kegiatan di wilayah kerjanya, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0701 Banyumas diminta memanfaatkan media sosial.
Hal itu disampaikan Analis Konten Media Sosial Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Banyumas, Anggit Pamungkas, saat memberi materi pada kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil (Aparat Komando Wilayah) Tersebar TA 2020 di Aula Kodim 0701 Banyumas, Senin (16/11/2020).
"Ini sudah eranya platform media sosial, suka tidak suka senang tidak senang, harus mengikuti perkembangan teknologi. Maka, banyak sekali sebenarnya kegiatan para Babinsa yang bisa dipublikasi melalui media sosial," ujar Anggit dalam rilisnya, Selasa (17/11/2020).
Anggit mengatakan pentingnya publikasi melalui media sosial. Selain biaya yang relatif murah, jika dikelola baik, pesan yang akan disampaikan juga akan mudah tersebar serta mudah diketahui masyarakat.
"Saya yakin, para Babinsa saat ini sudah akrab dengan media sosial semisal Whatsapp, Instagram, dan Facebook. Manfaatkan dengan baik, tentunya dengan diimbangi kemampuan dalam berliterasi," jelasnya.
Baca juga: Diajari Bertani, Mantan Napi Binaan Bapas Purwokerto Kelola Rumah Penyulingan Minyak Sereh
Baca juga: Uang Hasil Penjualan Mobil Tak Diserahkan ke Rekan Usaha, Warga Purwokerto Selatan Dipolisikan
Baca juga: Longsor Banjarpanepen Banyumas: Tim Gabungan Masih Cari 3 Korban, 4 KK Diungsikan
Baca juga: Jalur Banyumas-Kebumen di Kedungpring Kemranjen Lumpuh Akibat Banjir Setinggi Hingga 1 Meter
Dalam kesempatan itu juga disampaikan peran aktif Babinsa menangkal berita bohong (hoaks) yang ada di lingkungan masyarakat.
Saat ini, hoaks mudah tersebar dan sangat meresahkan masyarakat. Di sinilah Babinsa berperan memberi pencerahan sekaligus edukasi kepada warga agar keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.
TNI garda terdepan menjaga keutuhan NKRI
Saat ini, banyak sekali info menyesatkan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan. Maka, Babinsa wajib hadir memberi pencerahan agar kondisi kondusif di masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0701/Banyumas, Letkol Inf Candra, saat membuka acara ini mengungkapkan, pesatnya perkembangan teknologi informasi berdampak pada derasnya informasi yang mengalir dari berbagai sumber, semisal media sosial.
Hal ini, menurut Candra, bisa berdampak positif terhadap peningkatan SDM tetapi hal tersebut juga bisa menjadi perhatian apabila informasi tersebut bersifat provokasi atau hoaks.
Baca juga: BKPP Kota Semarang: 203 ASN di Pemkot Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi di Sejumlah Tempat
Baca juga: 2 Hari Warga Soropadan Temanggung Temukan Ikan di Sungai Elo Mati, Diduga Tercemar Limbah Pabrik
Baca juga: Viral Foto Pemotor Lewat Terowongan Super Pendek di Brebes, Ini Faktanya
Baca juga: Dikira Tidur, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Rental di Jalan Veteran Kota Semarang
"Media sosial ini ibarat pisau bermata dua, bisa positif juga bisa negatif. Jika konten media sosial itu negatif tentu akan berdampak terhadap disintegrasi. Maka, kita perlu cermat dan cerdas menyikapi hal tersebut dan mampu menyaring informasi dan berita yang masuk," tambahnya.
Candra meminta agar TNI, khususnya Babinsa, memperkuat ideologi Pancasila serta memiliki wawasan kebangsaan, Berbhineka Tunggal Ika, serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/dinkominfo-banyumas-beri-pelatihan-pemanfaatan-media-sosial-ke-babinsa.jpg)