Berita Banjarnegara

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Banjarnegara Rampungkan Proyek Jalan di 4 Kecamatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau proyek jalan yang dikerjakan tahun ini di Kabupaten Banjarnegara, Juli lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Bahkan, pembangunan jalan di sejumlah titik, diklaim lebih cepat dari kontrak yang telah disepakati.

Hal ini disampaikan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat memberikan sambuta pada acara peletakan batu pertama pembangunan TPQ di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Minggu (15/11/2020).

"Pembangunan infrakstruktur jalan kita selesai lebih cepat, yakni tanggal 1 November sudah selesai. Padahal, target kontraknya tanggal 17 November 2020," kata bupati, Senin (16/11/2020).

Budhi pun berterima kasih kepada pemerintah desa dan warga yang mendukung 100 persen program-program pemkab selama ini.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Tri Agus Prasetijo, Kakak Bambang Pamungkas Ini Jadi Pendidik di Banjarnegara

Baca juga: Bupati Budhi Sarwono Serahkan Delapan Ambulans, Percepat Layanan Kesehatan di Banjarnegara

Baca juga: Pura-pura Jadi Anisa, Pria di Banjarnegara Tipu Tetangganya dan Gasak Uang Rp 25,6 Juta

Baca juga: Korban Dapat Petunjuk Siapa Pembobol Rumahnya di Banjarnegara, Bajunya Sedang Dijemur Tetangga

Dia pun menyebut, rampungnya proyek infrastruktur ini patut diacungi jempol.

Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, Bajarnegara masih bisa melaksanakan pembangunan fisik.

Padahal, di daerah lain, banyak anggaran tersedot untuk penanganan pandemi Covid-19 sehingga sejumlah pembangunan yang telah direncanakan batal dilaksanakan.

"Saya yakin, karena kehendak Allah dan dukungan seluruh komponen masyarakatlah sehingga pembangunan terus berjalan, bahkan lebih cepat dari target. Ini berarti bisa lebih cepat pula dinikmati masyarakat," imbuhnya

Kepala BPPKAD Banjarnegara Dwi Suryanto mengatakan, pembangunan dan penanganan Covid-19 di Banjarnegara berjalan beriringan lantaran APBD yang gemuk.

"Di saat daerah lain menyedot anggaran kegiatan untuk penanganan pandemi Covid-19 sehingga mengganggu pembangunan, kami bisa menyisihkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk meneruskan pembangunan daerah, khususnya infrastruktur jalan," ungkapnya.

Menurutnya, hal ini mungkin dilakukan lantaran alokasi anggaran yang direncanakan sudah gemuk. Sehingga, saat terjadi refoccusing anggaran, masih tersisa untuk kegiatan pembangunan fisik.

"Kami maksimalkan untuk pembangunan. Jadi, pembangunan di Banjarnegara terus berjalan," imbuhnya.

Baca juga: Diduga Korban Pembunuhan, Siswi Asal Demak Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Bandungan Semarang

Baca juga: Kolam Renang di Banyumas Boleh Buka Lagi, Pengunjung Jadikan Tujuan Refreshing

Baca juga: 48 Tahanan Bareskrim Polri Kena Covid-19: 8 Orang Dirawat di RS, Termasuk Gus Nur dan Jumhur Hidayat

Baca juga: Teror Semut di Desa Pageraji Banyumas Diduga Bersumber dari Tempat Penggergajian Kayu

Beberapa proyek jalan yang dikerjakan selama pandemi Covid-19 di antaranya, peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Banjarnegara dengan nilai proyek Rp 13,4 miliar.

Peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Pagedongan dengan nilai proyek Rp 29,1 miliar.

Peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Bawang dengan nilai proyek Rp 12,8 miliar.

Serta, peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Mandiraja dengan nilai proyek Rp 24,1 miliar. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved