Breaking News:

Penanganan Corona

Cerita Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Kota Tegal, Sering Tak Berani Pulang ke Rumah

Tri, sapaan akrabnya mengatakan, menjadi petugas pemulasaran jenazah di masa pandemi Covid-19 harus siaga selama 24 jam di RSUD Kardinah Kota Tegal.

RSUD KARDINAH KOTA TEGAL
ILUSTRASI - Petugas pemulasaran saat mengantarkan peti jenazah di pemakaman umum di Kota Tegal, belum lama ini. 

Panggilan tugas pada malam dan dini hari sudah sering terjadi. 

Seperti tiga hari yang lalu, pada Senin (9/11/2020), mereka mendapatkan panggilan pukul 02.00. 

Tidak disangka ternyata ada delapan jenazah yang harus diurus hingga pukul 23.00.  

Kemudian esok harinya mendapat panggilan lagi untuk mengurus dua jenazah. 

Tri mengatakan, sudah lebih dari 60 jenazah yang diurus selama pandemi Covid-19.

 “Sejak April 2020, kami tidak bisa ke mana-mana."

"Harus siap menerima panggilan dan ponsel on terus."

"Jam berapapun karena kami punya tenaga yang terbatas, ya semua berangkat,” kata pria yang sudah bekerja sebagai petugas pemulasaran jenazah selama delapan tahun ini.

Kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (12/112020), Tri menjelaskan, pekerjaan sebagai petugas pemulasaran jenazah di masa pandemi Covid-19 begitu kompleks.

Mulai dari mengevakuasi di ruang jenazah, membersihkan, mengafani, hingga memasukan dalam peti. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved