Pilkada Serentak 2020

Ketua DPRD Jateng: Pilkada di Masa Pandemi Seakan Tidak Ada Gaungnya, Masyarakat Kurang Antusias

Meskipun banyak sisi kekurangan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di masa pandemi tetap harus mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto dan Ketua KPU Jateng Yulianto Prabowo menjadi pembicara pada talkshow bertajuk ‘Pilkada Sukses di Masa Pandemi’ di The Wujil Resort & Hotel Kabupaten Semarang, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19 dinilai cukup berpengaruh terhadap antusiasme publik khususnya di Jawa Tengah.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto saat menjadi pembicara pada talkshow bertajuk ‘Pilkada Sukses di Masa Pandemi’ di The Wujil Resort & Hotel Kabupaten Semarang, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: DKPP Sebut Pelanggaran Pilkada Masih Terjadi Karena Rumitnya Proses, Pelaku Cari Jalan Pintas

Baca juga: Dinkes Purbalingga Sebut Ada Kelalaian Protokol Kesehatan di Setiap Tahapan Pilkada

Baca juga: Pilkada Kabupaten Wonosobo, Bawaslu Gaet 750 Pengawas Partisipatif, Ini Tugas Mereka

Baca juga: Data Bawaslu Jateng Ada Lima Sengketa Pilkada, Heru Cahyono: Semua Selesai di Tingkat Panwascam

Menurut politisi PDIP itu, Pilkada Serentak di masa pandemi ini menjadi kurang heroik.

Sejumlah tahapan seperti tidak ada gaungnya dan atmosfer kontestasinya jauh berbeda dengan sebelumnya.

"Fakta itu misalnya tercermin lewat pelaksanaan debat terbuka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang."

"Masyarakat kurang antusias untuk mengikutinya."

"Terbukti tidak ada tanggapan dari masyarakat, terkait materi debat dari masing-masing paslon peserta,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/11/2020).

Dirinya khawatir, kondisi tersebut berlanjut sampai pada pemungutan suara 9 Desember 2020.

Dimana antusiasme masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) prosentasenya kecil.

Ia menambahkan, meskipun banyak sisi kekurangan, dia sepakat jika pelaksanaan Pilkada di masa pandemi tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Jangan mengorbankan nyawa masyarakat hanya untuk kepentingan politik dalam Pilkada."

"Kami juga mengapresiasi penyelenggara yang mengupayakan alat- alat pendukung penerapan protokol kesehatan, dan APD baju hazmat," katanya.

Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat pun tidak menampik hal tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi memang menghadirkan tantangan bagi jajaran penyelenggara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved