Berita Banyumas

Jateng On The Spot, Disporapar Ajak 15 Biro Wisata Asal Jabar, Kunjungi Banyumas dan Purbalingga

Alasan mengajak biro perjalanan wisata dari Jawa Barat adalah untuk mengeksplore Banyumas karena tempat wisata itu berada di wilayah perbatasan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Rombongan Biro Travel dari Jawa Barat berfoto bersama dalam kegiatan Jateng On The Spot di Loka Wisata Baturraden sebagai upaya memperkenalkan paket wisata aman dan nyaman, Rabu (11/11/2020). 

Pihaknya menekankan, wisata-wisata yang ada di Banyumas telah menerapkan protokol kesehatan yang semestinya. 

Bahkan saat ini transaksi pembayaran diwajibkan menggunakan non tunai agar menekan angka penyebaran Covid-19. 

"Penyebaran virus tertinggi adalah melalui tangan."

"Oleh karena itu transaksi pembayaran non tunai sangat dianjurkan seperti yang ada di Baturraden ini," tambahnya. 

Rombongan biro perjalanan wisata dari Jawa Barat mengunjungi beberapa destinasi wisata unggulan di Banyumas.

Seperti Loka Wisata Baturraden, Desa Wisata Karangsalam, Hutan Pinus Limpakuwus, Curug Telu, Pancuran 7.

Hingga menikmati makanan khas Nasi Nyangku sembari melihat kesenian calung dan tari lengger Banyumasan. 

Rombongan Biro Travel dari Jawa Barat menikmati nasi nyangku sembari menikmati musik calung khas Banyumasan berlokasi di Desa Wisata Karangsalam, Baturraden, Rabu (11/11/2020).
Rombongan Biro Travel dari Jawa Barat menikmati nasi nyangku sembari menikmati musik calung khas Banyumasan berlokasi di Desa Wisata Karangsalam, Baturraden, Rabu (11/11/2020). (TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI)

Baca juga: Jam Malam Kabupaten Banyumas Diberlakukan Lagi, Kapolresta: Mulai Pukul 20.00

Baca juga: 6 Anggota Komplotan Pencuri Motor Ditangkap Polresta Banyumas, Spesialis Curi Honda Beat dan Vario

Baca juga: Sastrawan Banyumas Tetap Produktif di Tengah Wabah Covid-19, Terbaru Luncurkan 3 Buku Puisi

Sementara itu, Kepala UPT Baturraden, Kusmantono mengatakan, dengan adanya eksplore wisata oleh para biro wisata Jawa Barat akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

"Tentunya agar mereka membawa rombongan ke sini, melihat langsung objek wisatanya dan menjual di daerahnya masing-masing."  

Mereka datang dari daerah Ciamis, Garut, Tasikmalaya, Banjar, hingga Bandung," ungkapnya. 

Meskipun demikian, dirinya merasa dilematis.

Sebab, kuota pengunjung Loka Wisata Baturraden dibatasi maksimal 3.000 dalam satu kali sesi. 

"Kami sangat dilematis, di satu sisi ingin promosi secara jor-joran tapi masih dibatasi hanya 3.000 pengunjung." 

"Kalau sudah penuh 3.000 pengunjung dan tidak ada yang keluar maka kami stop."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved