Breaking News:

PSIS Semarang

Berstatus Mahasiswa Baru, Bek PSIS Pratama Arhan Sering Izin ke Dosen saat TC Timnas U-19 di Kroasia

Pemain jebolan PSIS Akademi tersebut saat ini berstatus sebagai mahasiswa baru di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Pratama Arhan Alief (kanan) dan Irfan Jauhari mengunjungi kampusnya, Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Selasa (10/11/2020) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bek muda PSIS Semarang Pratama Arhan Alief mengaku sempat kesulitan membagi waktu kuliah saat menjalani program training center (TC) bersama Tim Nasional Indonesia U-19 di Kroasia, beberapa waktu lalu.

Pemain jebolan PSIS Akademi tersebut saat ini berstatus sebagai mahasiswa baru di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Arhan mengatakan, sejauh ini, ia memang belum merasakan mengikuti pembelajaran kuliah secara langsung di kampus.

Berkaitan dengan pandemi covid-19, perkuliahan kemudian diubah menjadi pembelajaran daring atau online.

Baca juga: Profil Bek Timnas U-19 Indonesia Pratama Arhan: Anak Pedagang Sayur Keliling, Gabung SSB Kelas 4 SD

Baca juga: Pratama Arhan dan Yofandani Mampir ke PSIS Semarang saat Rehat Timnas U-19, Ini Pesan Yoyok Sukawi

Baca juga: Jadi Kapten saat Laga Timnas U-19 Kontra Makedonia Utara, Ini Komentar Pemain PSIS Pratama Arhan

Baca juga: Digembleng 2 Bulan di Kroasia Bersama Timnas U-19, Mental Bek PSIS Pratama Arhan Lebih Terasah

Hal tersebut membuatnya tetap bisa mengikuti kegiatan kuliah meski sibuk menjalani TC bersama Timnas.

Selain Arhan, rekan setimnya di PSIS dan Timnas, yakni Yofandani Damai Pranata serta Irfan Jauhari, yang juga merupakan striker muda Bali United dan Timnas U-19, sama-sama berstatus mahasiswa baru di kampus yang sama.

Menariknya, ketiganya memilih jurusan yang sama, yakni jurusan S1 Manajemen.

"Kami belum pernah masuk kuliah sama sekali tapi sejauh ini sudah mengikuti pembelajaran online. Tentunya, kami menyesuaikan jam kuliah dan jam latihan. Alhamdulillah, bisa. Cuma, pada saat di Kroasia, cukup kesulitan karena perbedaan waktu," kata Arhan, Selasa (10/11/2020).

Saat berada di Kroasia itu, mau tidak mau, mereka terpaksa melewatkan jam kuliah.

"Kami minta izin ke dosen, tidak bisa mengikuti kuliah karena saat itu, di sana masih subuh, sekitar pukul 04.00 WIB atau 05.00 WIB," kata Arhan.

Meski demikian, ia berharap, ke depan bisa membagi waktu kuliah dan karir sebagai pesepakbola secara baik.

Baca juga: Terungkap Pemilik Sedang Merah Terparkir di Bakulan Purbalingga, Ini Alasannya Meninggalkan Mobil

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 11 November 2020 Rp 1.972.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Rabu 11 November 2020: Ada Film The Hitmans Bodyguard di Trans TV

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini: Diperkirakan Berawan di Siang Hari dan Hujan di Malam Hari

Di sisi lain, ia juga berharap, mampu membawa Tim Nasional Indonesia berprestasi. Terutama, untuk dua ajang yang menanti, yakni Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun depan.

"Target saya, semoga bisa juara Piala AFC kemudian untuk Piala Dunia, kami berharap bisa mencapai posisi delapan besar," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved