Berita Banyumas

6 Anggota Komplotan Pencuri Motor Ditangkap Polresta Banyumas, Spesialis Curi Honda Beat dan Vario

Enam anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Satreskrim Polresta Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Enam anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Satreskrim Polresta Banyumas. Satu di antara para pelaku, bahkan dilumpuhkan menggunakan tembakan karena mencoba kabur.

Keenam pelaku ditangkap seusai melakukan pencurian sepeda motor di Kecamatan Sokaraja, Banyumas.

"Setelah mendapat laporan dari korban, kami langsung melakukan koordinasi dan pengejaran," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka, saat gelar perkara di Mapolresta Banyumas, Rabu (11/11/2020).

Dari informasi yang didapat, keberadaan pelaku tercium di Purwokerto Selatan.

Baca juga: Rusdi Dituduh Bawa Narkoba, Motor dan Dompet Disita, Ternyata Dirampok Polisi Gadungan

Baca juga: Aling Dibunuh Pacarnya Sendiri, Motifnya Karena Ingin Kuasai Motor Korban

Baca juga: Tak Semua Motor Berknalpot Brong Kena Tilang, Ini Penjelasannya

Baca juga: Korban Tak Curiga Jika Motornya Hendak Berpindah Tangan, Pelaku Gadai Motor Sewaan di Kebumen

Polisi kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran dan menangkap para tersangka.

Namun, saat penggerebekan itu, seorang pelaku berinisial MKS, warga Lampung, berusaha melarikan diri.

"Karena mencoba kabur, kami lakukan penindakan terukur dengan melepaskan tembakan untuk melumpuhkannya," imbuhnya.

Dari penangkapan MKS, lima tersangka lain turut ditangkap. Mereka masing-masing berinisial DWS, EBA, YSA, FMS, dan SHD, kelimanya merupakan warga Garut.

"Komplotan ini sebenarnya ada delapan orang, dua orang lainnya masih buron dan semua adalah residivis kasus serupa," jelasnya.

Kapolres menambahkan, komplotan ini merupakan pencuri spesialis sepeda motor Beat dan Vario.

Dalam menjalankan aksinya, mereka menggunakan kunci T yang dirancang sedemikian rupa.

"Aksi pencurian sepeda motor yang mereka lakukan di Banyumas berlangsung sejak sebelum pandemi Covid-19," tambahnya.

Baca juga: Siap Tawuran, Pelajar Anggota Sarang Harimau dan Predator di Kendal Kocar-kacir Lihat Polisi Datang

Baca juga: Kantor Kelurahan Krapyak Ditutup Sementara setelah Sekretaris Lurah Meninggal Diduga Kena Covid-19

Baca juga: Cari Barang Murah di Harbolnas 11.11? Berikut Ragam Diskon yang Ditawarkan 6 E-Commerce

Baca juga: Mampir di Purbalingga, Tim Gowes Lanal Cilacap Bagikan Paket Sembako dan Gelar Tes Rapid ke Warga

Saat beraksi, komplotan pencuri itu mereka mengendarai mobil. Dari dalam mobil, mereka mencari sasaran.

Jika sudah menemukan target, seorang dari mereka turun dari mobil dan beraksi.

"Total, lebih dari 20 kali mereka melakukan aksi pencurian sepeda motor di Banyumas," katanya.

Hasil curian itu kemudian dijual di daerah Jawa Barat. Biasanya, satu unit motor hasil curian dijual seharga Rp 2 juta.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan mendapat ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved