Breaking News:

Berita Tegal

Berpotensi Banjir dan Rob, Ini Antisipasi Dini BPBD Kota Tegal di Musim Penghujan

menanggulangi potensi bencana alam di musim penghujan di Kota Tegal, BPBD menerjunkan 30 personel untuk periode November- Desember 2020.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kalakhar BPBD Kota Tegal, Yudi Andri Setiawan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Tegal, Yudi Andri Setiawan mengatakan, bencana alam banjir atau rob di musim penghujan berpotensi terjadi di beberapa kecamatan di Kota Tegal

Ia mengatakan, untuk rob berpotensi terjadi empat kelurahan, yaitu Kelurahan Muarareja, Tegalsari, Mintaragen, dan Panggung. 

Sementara untuk banjir atau genangan air berpotensi terjadi di Kecamatan Margadana dan Tegal Timur. 

Baca juga: Berniat Sirami Tanaman di Halaman, Warga Tegalgunung Blora Ini Malah Temukan Mayat di Sumur Rumah

Baca juga: Mengapa Kabupaten Tegal Jadi Idola Investor dalam Negeri di Jateng? Kuartal III Serap Rp 7 Triliun

Baca juga: Mengintip Rumah Produksi Shuttlecock di Kota Tegal, Sehari Tetap Bisa Produksi 100 Slop

Baca juga: Tahun Anggaran 2021, Tiga Sektor Ini Jadi Fokus Pemkot Tegal Pulihkan Ekonomi

"Untuk banjir berpotensi terjadi di wilayah yang dilalui oleh aliran sungai-sungai besar."

"Seperti Kecamatan Margadana, itu ada Sungai Kemiri dan Sungai Gangsa."

"Kemudian Kecamatan Tegal Timur dilalui oleh Sungai Ketiwon," kata Yudi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (10/11/2020). 

Yudi mengatakan, menanggulangi potensi bencana alam di musim penghujan, pihaknya menerjunkan 30 personel untuk periode November- Desember 2020. 

Kemudian menghadapi Januari- Februari 2020, akan ada penambahan personel sebanyak 47 orang dari relawan. 

Ia mengatakan, total personel menjadi 77 orang. 

Yudi mengimbau, selagi belum terlambat, masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. 

Segera bersihkan drainase dan selokan dari sumbatan-sumbatan. 

"Tolong jaga lingkungan dengan tidak buang sampah sembarangan."

"Tidak buang sampah di aliran sungai."

"Apabila terjadi genangan segera hubungi BPBD," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad) 

Baca juga: Surat Suara Masih Dicetak di Kudus, Pekan Ini Bakal Dikirim ke KPU Purbalingga

Baca juga: Cerita Fifiani di Purbalingga, Produk yang Dijualnya Pernah Tak Tersentuh Selama Tiga Bulan

Baca juga: Ini Kabar Pelatih PSIS Semarang di Serbia, Dragan Djukanovic Masih Nikmati Masa Liburan

Baca juga: Event Bersama Barlingmascakeb Secara Live Streaming, Cara Pelaku Seni Tetap Eksis di Masa Pandemi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved