Breaking News:

Berita Video

Video Keseharian Pasien ODGJ di Panti Sosial Eks Psikotik Cilacap

Dodi (39) pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) Panti Pelayanan Sosial Eks Psikotik, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Rasa kangen ingin bercengkrama bersama keluarga tercinta bukan hanya dirasakan orang normal pada umumnya.

Ada suatu waktu dan titik dimana kesadaran itu ada, pasien ODGJ merasakan yang sama, yaitu kerinduan ingin berkumpul bersama keluarga.

Pada beberapa kasus sempat ada pasien ODGJ yang kabur bahkan lompat pagar karena kangen dengan keluarganya dan ingin pulang ke rumah.

Kasi Penyantunan dan Rujukan Panti Pelayanan Sosial Eks Psikotik Cilacap, Muhammad Kodir, mengajari pasien ODGJ membuat kerajinan keset dari kain perca, Kamis (5/11/2020). (TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI)
Baca juga: Status Tanggap Darurat Covid-19 Diperpanjang Lagi di Banyumas, Kali Ini Hingga Akhir November

Baca juga: Warga Sudah Bisa Kembali Nonton Film di Gedung Bioskop, CGV Cinemas Purwokerto Dibuka Pekan Ini

"Pernah ada kasus berhasil kabur lompat tembok, hilang selama dua hari."

"Kami cari, tahu-tahu sudah sampai rumah orangtuanya," kata Kasi Penyantunan dan Rujukan Panti Pelayanan Sosial Eks Psikotik Cilacap, Muhamad Kodir kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/11/2020).

Kenyataan yang dihadapi tak jarang membuat pasien ODGJ harus menahan rindu seumur hidup.

Kenapa seumur hidup, karena banyak ditemukan kasus orangtua wali sama sekali tidak menjenguk apalagi menjemput kembali.

Ada juga keluarga yang memilih lepas tangan dan memasrahkan sepenuhnya kepada pihak panti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved