Breaking News:

Berita Kriminal

Korban Tak Curiga Jika Motornya Hendak Berpindah Tangan, Pelaku Gadai Motor Sewaan di Kebumen

Melihat penampilan dan penjelasan tersangka, korban sedikitpun tidak menaruh curiga jika kendaraan korban akan dipindahtangankan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES KEBUMEN
Gelar kasus penggelapan motor di Mapolres Kebumen, Kamis (5/11/2020). Motor sewaan oleh pelaku justru digadaikan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - EK (29) warga Desa Tlagawera, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara dilaporkan ke polisi karena kasus penggelapan.

Dia diduga menggelapkan sepeda motor matic Honda Vario milik DW (30) warga Desa Klegenrejo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen pada Kamis (10/9/2020).

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, modus tersangka adalah menyewa kendaraan kepada korban.

Baca juga: Ganjar Temukan Fakta Jebolnya Tanggul Sungai di Kebumen: Ternyata Ada yang Sengaja Melubangi

Baca juga: Pemkab Kebumen Bakal Relokasi 8 Rumah di Kawasan Tanah Labil di Grenggeng Karanganyar

Baca juga: Terjaring Operasi Yustisia di Kebumen, Warga Tak Pakai Masker Disanksi Ajak 5 Orang untuk Patuhi 3M

Baca juga: Benarkah Longsor di Grenggeng Kebumen Akibat Fenomena Likuifaksi? Begini Kata Pakar Geologi Unsoed

"Saat itu tersangka datang, ingin menyewa kendaraan milik korban."

"Tersangka menerangkan kendaraan akan digunakan untuk bekerja selama disewa," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (5/10/2020).

Setelah terjadi kesepakatan, akhirnya harga sewa untuk satu unit kendaraan Honda Vario yakni Rp 70 ribu.

Keterangan tersangka, ia akan menyewa selama 10 hari.

Melihat penampilan dan penjelasan tersangka, korban sedikitpun tidak menaruh curiga jika kendaraannya akan dipindahtangankan.

Namun kenyataan berkata lain.

Hingga tanggal yang telah ditentukan, kendaraan tidak dikembalikan kepada korban.

Uang sewa pun tidak pernah dibayarkan oleh tersangka.

Bahkan, korban mendengar jika kendaraannya telah berpindah tangan, atau digadai kepada seseorang.

Mengetahui itu, korban akhirnya bergegas ke Polsek Klirong dan melaporkan peristiwa itu.

"Tersangka kami tangkap pada Selasa (27/10/2020) sekira pukul 20.00 di Kecamatan Klirong," ungkap AKBP Rudy.

Pengakuan tersangka, motor korban telah ia gadaikan kepada seseorang senilai Rp 3 juta.

Uang tersebut digunakan untuk kepentingannya pribadi.

Alasan kendaraan akan digunakan untuk bekerja, ternyata hanya rangkaian kata manis tersangka, agar korban mau menyerahkan motornya.

Tersangka kini dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Dodi Kangen Keluarga, Mengintip Keseharian Pasien ODGJ di Panti Sosial Eks Psikotik Cilacap

Baca juga: Terkumpul Rp 4,1 Juta, Hasil Denda Operasi Masker di Karanganyar Selama Sebulan

Baca juga: Tak Cuma Keamanan, Petugas Rita Supermall Tegal Juga Tak Segan Tegur Pengunjung Soal Masker

Baca juga: Di Salatiga, Atap Empat Rumah Warga Rusak Parah, Rabu Malam Diterjang Angin Kencang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved