Breaking News:

Berita Nasional

Tak Kunjung Beli Pelatihan Pertama, Kepesertaan 364.622 Penerima Kartu Prakerja Dicabut

Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja telah mencabut kepesertaan dari 9.123 peserta dari gelombang 10.

Editor: rika irawati
PRAKERJA.GO.ID
ILUSTRASI - Laman resmi program Kartu Prakerja, Kementerian Tenaga Kerja. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja telah mencabut kepesertaan dari 9.123 peserta dari gelombang 10.

Pemerintah sendiri memberi kesempatan 116.261 pendaftar program untuk menerima insentif dan dana bantuan sosial melalui program Kartu Prakerja ketika pendaftaran gelombang 10 dilakukan.

Pencabutan kepesertaan dilakukan lantaran peserta yang bersangkutan telah melewati batas waktu pembelian pelatihan pertama.

"Untuk gelombang 10, kami sudah mencabut 9.123 kepesertaan," ujar Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Ditutup Siang Ini, Belum Ada Kabar untuk Gelombang 11

Baca juga: Waspada, Penipuan Modus Daftar Prakerja Beredar Lewat Whatsapp

Baca juga: Angka Pengangguran di Kota Tegal Masih Tinggi: Kalau Sepuluh Orang Dibariskan, Delapan Nganggur

Baca juga: Ironis Menurut Menaker, Pengangguran di Indonesia Justru Didominasi Orang Berpendidikan Tinggi

Secara keseluruhan, ada 364.622 peserta yang dicabut kepesertaannya dari gelombang pertama hingga gelombang 10 ini.

Pencabutan kepesertaan sesuai peraturan Permenko No 11 Tahun 2020. Di dalam aturan tersebut dijelaskan, setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Apabila melewati batas waktu tersebut penerima program belum membeli pelatihan maka akan dicabut kepesertaannya.

Louisa pun menjelaskan, peserta yang sudah ditarik kepesertaannya bakal diblacklist sehingga tidak boleh mengikuti program Kartu Prakerja lagi.

Saldo bantuan pelatihan pun akan hangus dan dana dikembalikan ke rekening dana Kartu Prakerja.

"(Penerima yang sudah ditarik kepesertaannya) tidak mungkin (kembali mendaftar) karena nama dan NIK mereka dimasukkan dalam blacklist," ujar dia.

Baca juga: Buruh Ancam Demo Lagi 9-10 November di 24 Provinsi, Tuntut Kenaikan UMP dan Tolak UU Cipta Kerja

Baca juga: Tower SUTET di Tersono Batang Ambruk, Dua Petani Terluka

Baca juga: Pendakian Gunung Andong Masih Uji Coba, Jumlah Pendaki Dibatasi 100 Orang Per Hari

Baca juga: Manchester United dan Tottenham Hotspur Raih Hasil Berbeda, Berikut Klasemen Sementara Liga Inggris

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved