Breaking News:

Berita Tegal

1 November 2020, Seluruh Tempat Wisata Dibuka Lagi di Kota Tegal, Termasuk Hiburan Malam

Kabid Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Maman Suherman mengatakan, tempat pariwisata dibuka kembali pada awal November 2020.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pengunjung berfoto dan mencoba wahana baru berupa dermaga apung di Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Tempat pariwisata dan hiburan karaoke di Kota Tegal, kembali diizinkan beroperasi mulai, Minggu (1/11/2020).

Kebijakan itu sesuai Surat Edaran Wali Kota Tegal Nomor 443/022 tentang Pembukaan Usaha Sektor Pariwisata di Kota Tegal.

Masyarakat yang ingin berlibur, bisa kembali mendatangi Pantai Alam Indah (PAI), Pantai Muarareja, Pantai Batamsari, Pantai Pulau Kodok, maupun Pantai Pulau Komodo.

Baca juga: Wawali Kota Tegal: Libur Panjang Lebih Baik di Rumah Saja

Baca juga: Catatan RSUD Kardinah Kota Tegal: 11 Nakes Terpapar Covid-19, Mayoritas Perawat

Baca juga: 14 Warga Positif Covid-19 Terlantar, Sepekan Jalani Isolasi Mandiri Tanpa Ada Bantuan Pemkot Tegal

Baca juga: Anak Punk Sering Bikin Warga Was-was, Berharap Ada Pengawasan di Pertigaan Gili Tugel Kota Tegal

Kabid Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Maman Suherman mengatakan, tempat pariwisata dibuka kembali pada awal November 2020.

Dia mengatakan, fasilitas agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sudah disediakan.

Baik tempat cuci tangan, alat pengecekan suhu tubuh, hingga tanda agar masyarakat tetap menjaga jarak.

"Sesuai surat edaran, objek wisata yang ditutup, mulai 1 November 2020 dipersilakan buka kembali," kata Maman kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020).

Maman mengatakan, pengunjung yang hendak mendatangi tempat pariwisata wajib menaati protokol kesehatan.

Ia mencontohkan, PAI Tegal adalah kawasan wajib pakai masker.

Pengunjung yang tidak memakai masker maka tidak diperbolehkan masuk.

Maman mengatakan, akan ada petugas gabungan yang mengawasi ketaatan penerapan protokol kesehatan kepada pengunjung.

Ia berharap, baik pengunjung maupun pedagang di tempat pariwisata dapat menaati protokol kesehatan 3M.

Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Pengawasan dilakukan oleh pedagang serta petugas gabungan."

"Ada dari Airud, Lanal, Bakamla, Kodim, dan Polres," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Tiga Perjalanan KA Sempat Terganggu di Banyumas, Masih Dilakukan Penguatan Tebing Lokasi Longsoran

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Kembali Digelar, Mahasiswa Ajak Bupati Banyumas Adakan Mimbar Terbuka

Baca juga: Jadi Tukang Desain Masjid Seribu Bulan, Ridwan Kamil: Bupati Banyumas Adalah Senior Saya di ITB

Baca juga: Pemekaran Kabupaten Banyumas, Hasil Kajian Unsoed: Idealnya Menjadi Tiga Daerah Otonom

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved