Liga Spanyol

Dapat Mosi Tidak Percaya dari 20.687 Pendukung, Josep Bartomeu Mundur dari Kursi Presiden Barcelona

Josep Maria Bartomeu resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Klub Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.

Editor: rika irawati
AFP/HO/BARCELONA FC PRESS OFFICE
Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, berpose bersama Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, setelah sang kapten menandatangani perpanjangan kontrak pada 25 November 2017. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Josep Maria Bartomeu resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Klub Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.

Pria berusia 57 tahun itu mundur dari kursi Presiden Barcelona saat masa jabatannya tersisa kurang dari satu tahun (hingga Maret 2021).

Bartomeu mendapat mosi tidak percaya dari ribuan pendukung Barcelona pada akhir bulan September.

Dalam waktu dua pekan, sebanyak 20.687 tanda tangan fisik telah terkumpul (dari minimum 16.500 yang diperlukan) untuk meminta agar Bartomeu lengser lewat pemungutan suara Tanda tangan itu telah melewati proses verifikasi pada awal Oktober.

Pemerintah Catalonia lalu mengumumkan pada Selasa (27/10/2020) bahwa voting akan berlanjut di tengah pandemi virus corona.

Baca juga: Krisis Keuangan, Otoritas Liga Spanyol Larang Barcelona Beli Pemain Anyar Musim Panas Ini

Baca juga: Kini Giliran Presiden Barcelona yang Bakal Diserang, Lionel Messi Batal Hengkang Musim Ini

Baca juga: Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu Bersedia Mundur Asal Messi Bertahan di Camp Nou

Baca juga: Calon Presiden Barcelona Toni Freixa Ungkap Keinginan Messi Hengkang Sudah Bulat

Hal tersebut yang akhirnya membuat Bartomeu sadar bahwa bahwa masa baktinya di Barcelona telah berakhir.

Dalam kata lain, Bartomeu tak percaya bisa mendapatkan cukup suara (menurut As sekitar 15.000 suporter) untuk mengalahkan mayoritas 66,6 persen yang menginginkan dirinya hengkang.

Bartomeu sebelumnya juga menjadi pihak yang disalahkan atas kegagalan Barcelona sepanjang musim 2019-2020. Musim lalu, Blaugrana, julukan Barcelona, gagal merengkuh satu pun gelar.

Setelah gagal merengkuh trofi Liga Spanyol, mereka hancur di Liga Champions. Lionel Messi dkk takluk 2-8 dari Bayern Muenchen pada perempat final.

Kekalahan memalukan itu pun berdampak pada suasana ruang ganti Barcelona hingga membuat sang kapten sekaligus ikon Blaugrana, Lionel Messi, ingin hengkang.

Keinginan Lionel Messi untuk meninggalkan klub seolah menjadi klimaks permasalahan di tubuh organisasi Barcelona.

Dengan mundurnya Bartomeu, manajemen Barcelona akan diambil alih oleh dewan interim atau sementara, hingga presiden baru terpilih.

Melansir dari Marca, dewan interim akan bertanggung jawab atas setiap keputusan harian klub.

Selain itu, mereka juga memiliki tugas mengatur pemilihan Presiden Barcelona yang semula dijadwalkan berlangsung pada Maret 2021.

Baca juga: Gagal Bertemu Ronaldo, Duel Juventus Vs Barcelona Jadi Ajang Messi Taklukkan Allianz Stadium

Baca juga: Imbang 1-1 Lawan Borussia Moenchengladbach, Real Madrid Optimistis Masih Bisa Lolos Babak Berikutnya

Baca juga: Hasil Liga Champions: Messi Buka Kemenangan Barcelona 5-1 atas Ferencvaros di Laga Grup G

Namun, setelah pengunduran diri Bartomeu, pemilihan Presiden Barcelona kini memiliki waktu maksimal tiga bulan, dengan harapan diadakan secepat mungkin, sebelum akhir tahun.

Dewan interim ini bakal berada di bawah kepemimpinan Carles Tusquets, Presiden Komisi Ekonomi Barcelona.

Carles Tusquets juga dikenal sebagai pebisnis terkemuka asal Catalan. Dia pernah mencalonkan diri sebagai Presiden Kamar Dagang Barcelona, tetapi kemudian kalah. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bartomeu Mundur dari Kursi Presiden Barcelona, Dewan Interim Ambil Alih".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved