Breaking News:

Teror Virus Corona

Presiden Jokowi Minta Menteri Pastikan Harga Vaksin Covid-19 Berbayar Terjangkau

Presiden Joko Widodo meminta jajaran kementeriannya agar membandrol harga vaksin Covid-19 yang berbayar atau mandiri dengan harga yang terjangkau.

Istimewa
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah di Jateng melalui video conference dari Gradhika Bakti Praja kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang. 

"Ini menjadi jelas. Kalau tidak seperti ini, nanti siapa yang tandatangani menjadi tidak jelas, siapa yang tanggung jawab," katanya.

Selain itu, Presiden meminta jajaran kabinetnya mempersiapkan dengan matang implementasi pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Baca juga: Operasi Zebra Candi Banyumas Digelar Hingga 8 November, Polisi Sasar Motor Berknalpot Brong

Baca juga: Rampung Jalani TC di Kroasia, Timnas U-19 Dijadwalkan Pulang ke Indonesia Hari Ini

Baca juga: Sejumlah Sungai di Kebumen Meluap dan Rendam Belasan Desa, Sedikitnya 1500 Warga Mengungsi

Baca juga: Enam Rumah di Kunduran Blora Ludes Terbakar, Api Diduga Bersumber dari Pengasapan Kandang

Ia meminta jajaran kabinetnya tidak menganggap enteng pelaksanaan vaksinasi.

"Ini perlu persiapan lapangan, perlu persiapan untuk implementasi sehingga perlu juga yang berkaitan dengan training-training, jangan menganggap enteng, ini bukan hal yang mudah," kata Presiden.

Misalnya, kata presiden pelatihan dalam membawa dan menaruh vaksin.

Menurutnya proses tersebut tidak bisa dilakukan sembarang karena jumlahnya sangat besar.

Selain itu, menurutnya, vaksin memerlukan perlakuan yang spesifik. Apalagi, tiap vaksin jenisnya berbeda-beda.

"Tiap vaksin beda-beda, dari G42 beda, dari Sinovac beda lagi, nanti dari Astrazeneca beda lagi. Nyimpennya di cold storagenya seperti apa, tidak boleh goncang apa boleh," kata Presiden. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Minta Harga Vaksin Mandiri Covid-19 Terjangkau.

Editor: rika irawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved