Breaking News:

Berita Semarang

Cegah Covid-19, KPU Kabupaten Semarang Siapkan Bilik Khusus bagi Pemilih Bersuhu Tubuh 37,3 Derajat

KPU Kabupaten Semarang bakal menyediakan bilik khusus bagi pemilih bersuhu tubuh di atas 37 derajat saat pemungutan suara pilkada, 9 Desember nanti.

TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang bakal menyediakan bilik khusus bagi pemilih bersuhu tubuh di atas 37 derajat saat pemungutan suara pilkada, 9 Desember mendatang.

Kebijakan ini diambil guna mencegah penularan virus Covid-19 yang mungkin terjadi di tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi mengatakan, ketentuan pengadaan bilik khusus tersebut bentuk tindak lanjut dari surat KPU RI Nomor 722.

"Nah, mengacu surat itu, bunyinya dua bilik suara khusus. Tapi, di TPS nanti, kami sediakan tiga bilik reguler dan satu bilik khusus untuk pemilih bersuhu tubuh 37,3. Bilik ini nanti berbahan plastik transparan," terangnya saat ditemui di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Senin (26/10/2020).

Baca juga: KPU Purbalingga Turun ke Kebun Sosialisasikan Paslon dan Tata Cara Pencoblosan Pilkada ke Petani

Baca juga: Bagaimana Pasien Covid-19 Menggunakan Hak Pilih di Pilwakot Semarang? Begini Penjelasan KPU

Baca juga: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Umumkan Harta Kekayaan di KPU, Siapa Terbanyak?

Baca juga: KPU Resmi Larang Konser Musik saat Kampanye Terbuka Pilkada 2020

Menurut Maskup, bahan plastik dipilih, selain transparan, juga lebih murah dari segi biaya sehingga petugas KPPS dapat memfasilitas anggarannya.

Sementara, bagi warga yang terdaftar sebagai pemilih namun sedang menjalani karantina karena terpapar Covid-19, akan difasilitasi petugas TPS terdekat.

"Adapun bilik suara khusus itu sejumlah TPS yang ada, sekitar 2.249 bilik. Soal warga yang diisolasi, kami siapkan TPS bergerak atau jemput bola sesuai protokol kesehatan Covid-19," katanya.

Maskup mengungkapkan, secara detail, mekanisme pemungutan sampai penghitungan suara masih menunggu draft revisi PKPU. Terutama, mengenai kebutuhan surat suara cadangan pada setiap TPS.

Dia menjelaskan, terkait persiapan agar semua warga dapat menggunakan hak pilihnya, KPU bakal melakukan identifikasi khusus pemilih yang saat pemungutan suara, 9 Desember, sedang menjalani isolasi atau bekerja di pusat layanan kesehatan.

Baca juga: Sejumlah Sungai di Kebumen Meluap dan Rendam Belasan Desa, Sedikitnya 1500 Warga Mengungsi

Baca juga: Santri di Banyumas Gelar Istigasah Bersama Meminta Pandemi Covid-19 Berakhir

Baca juga: Sudah Surut, Banjir Genangi 113 Rumah di Kemranjen Banyumas Akibat Hujan Deras dan Luapan Air Sungai

Baca juga: Ruang Isolasi Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pekalongan Penuh, Pasien Satu Keluarga Akan Disatukan

"Mengenai bilik khusus, penghitungan dan pemungutan detail akan diatur kembali. Itu mengingat kebutuhan surat suara karena cadangan di TPS hanya 2,5 persen. Agar semua terlayani, kami akan identifikasi terlebih dahulu," ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved