Breaking News:

Destinasi Wisata Semarang

Berwisata Sambil Petik Buah dan Sayur? Agrowisata Purwosari di Mijen Kota Semarang Bisa Jadi Pilihan

Agrowisata milik Pemerintah Kota Semarang ini menyuguhkan wisata petik buah. Di tempat ini, pengunjung juga bisa memetik sayur di greenhouse yang ada.

TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Pengunjung Agrowisata Purwosari memanen sawi, Minggu (25/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Agrowisata Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, bisa menjadi alternatif libur akhir pekan di masa pandemi Covid-19.

Agrowisata milik Pemerintah Kota Semarang ini menyuguhkan wisata petik buah. Di tempat ini, pengunjung juga bisa memetik sayur di greenhouse yang ada.

Kepala UPTD Kebun Dinas Pertanian Kota Semarang, Juli Kurniawan mengatakan, di tengah pandemi ini, pihaknya masih membatasi jumlah pengunjung.

Pengunjung yang datang berombongan harus melakukan pemesanan atau reservasi terlebih dahulu melalui kontak yang tertera di media sosial Facebook maupun Instagram Dinas Pertanian Kota Semarang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pengunjung.

"Libur panjang akhir pekan besok, kami juga tetap buka. Yang rombongan, maksimal 20 orang. Kalau lebih dari itu, nanti kami pecah ke kebun A, kebun B," ucap Juli.

Baca juga: Lebih Kece Berwisata di Sipedang Banjarnegara, Ada Koleksi Tanaman Obat di Taman Sehat Pulas Garden

Baca juga: Wisata Alam Posong Temanggung: Tawarkan Keindahan Golden Sunrise di Lembah Gunung Sindoro

Baca juga: Wajib, Wisatawan Harus Tunjukkan Hasil Tes Rapid saat Berkunjung ke Tempat Wisata di Wonosobo

Baca juga: Ini Tren Baru Virtual Tour, Wisatawan Bisa Jelajahi Dieng dari Ruang Digital

Dia melanjutkan, Agrowisata Purwosari memiliki luas 5,5 hektar, terdiri dari empat kebun. Ada beragam komoditi buah dan sayur, antara lain jambu kristal, kelengkeng, durian, markisa, jambu air, dan sayuran hidroponik.

"Saat ini, yang sedang berbuah yaitu jambu kristal. Kami agendakan, pada November atau Desember, panen kelengkeng. Awal tahun 2021, panen durian," bebernya, Minggu (25/10/2020).

Untuk memasuki Agrowisata Purwosari, sambung dia, wisatawan tidak dikenai biaya. Namun, jika wisatawan hendak memetik buah, akan dikenai biaya pembelian buah tersebut.

"Jambu kristal di pedagang harganya Rp 15 ribu, kalau petik di kebun kami, Rp 20 ribu karena wisatawan bisa merasakan sensasinya metik sendiri, bisa berfoto-foto. Petik sayur Rp 10 ribu untuk dua pot," ujarnya.

Pengunjung Agrowisata Purwosari memetik buah jambu kristal, Minggu (25/10/2020).
Pengunjung Agrowisata Purwosari memetik buah jambu kristal, Minggu (25/10/2020). (TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN)

Tak hanya di Agrowisata Purwosari, Juli menambahkan, Pemerintah Kota Semarang juga membuka Agrowisata Cepoko, Kecamatan Gunungpati, dengan komoditi unggulan jambu kristal.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved