Breaking News:

Berita Banyumas

Lansia Punya Komorbid di Banyumas Diberi Gelang Warna Pink, Tanda Dilindungi dari Covid-19

Warga lanjut usia (lansia) dan memiliki penyakit pemberat di Banyumas mendapat gelang warna merah muda (pink).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein memasang gelang pada lansia yang dipantau kesehatannya saat meluncurkan Kampung Jaga Komorbid di Desa Danaraja, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Warga lanjut usia (lansia) dan memiliki penyakit pemberat di Banyumas mendapat gelang warna merah muda (pink). Gelang ini bukan aksesoris melainkan penanda mereka harus dilindungi agar tak terpapar Covid-19.

Warga yang sehat bertugas mengawasi dan mengingatkan para lansia agar selalu menjaga diri dan mematuhi protokol kesehatan.

Para komorbid dan lansia rentan tersebut terdata dalam aplikasi Siji Wong Siji Jaga (Jiwong Jiga).

Jiwong Jiga adalah program turunan dari Jogo Tonggo dari Pemerintah Provinsi Jateng.

Penerapannya, seperti yang ada di Desa Kelapagading, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Lindungi Lansia dari Virus Covid-19, Pemkab Banyumas Beri Gelang dan Pantau di Aplikasi Jiwong Jiga

Baca juga: Ingin Lindungi Lansia dari Covid-19, Bupati Banyumas Bakal Turun ke Desa Ingatkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta, Ini Syarat yang Harus Dikumpulkan

Baca juga: Tips Liburan Aman Tanpa Mudah Terinfeksi Covid-19, Utamanya Hindari Penularan Melalui Droplet

Para lansia di desa tersebut memakai gelang merah muda sebagai penanda.

Sumisih, anak dari seorang lansia di desa ini, mengatakan, ibunya kerap sakit sehingga dikatakan rentan terpapar Covid-19.

"Ibu saya itu sakit-sakitan. Buang air besar juga keluar darah," ucap Sumisih kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (23/10/2020).

"Pelaksanaan Jiwong Jiga ini bagian dari Jogo Tonggo dan lansia di sini semuanya dipakaikan gelang khusus berwarna merah muda," ujar Kepala Dusun 1 Desa Kelapagading, Yusriah.

Menurutnya, pemakaian gelang pink tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada kesehatan lansia.

"Tidak hanya dilihat dari aspek kesehatan, ekonomi juga kami pantau. Sementara, yang kami pasang di wilayah ini baru ke tiga ora," lanjutnya.

Baca juga: 9 Warga Karanganyar Meninggal Akibat Leptospiroris, Ini Gejala dan Pemicu yang Harus Diwaspadai

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Banyumas Dibuka Lagi: Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat dan Masker

Baca juga: Nama Sekda Salatiga Dicatut untuk Menipu, Modusnya Penggalangan Dana

Baca juga: Surat Edaran Pembukaan Tempat Karaoke di Banyumas Digodok: Tak Boleh Ada PL, Tutup Pukul 22.00 WIB

Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein memasang gelang merah muda secara simbolis kepada 66 lansia yang memiliki komorbid di Desa Danaraja, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Senin (19/10/2020).

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, tercatat ada 77.095 lansia dengan rincian 6.840 orang komorbid risiko ringan, 9.183 risiko sedang, dan 272 orang risiko tinggi. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved