Breaking News:

Berita Purbalingga

Serahkan 30 Alat Pertanian ke Kelompok Tani, Pemkab Purbalingga Ingin Ada Anak Muda Jadi Petani

Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyerahkan bantuan 30 alat mesin pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut, Jumat.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Pemkab Purbalingga menyerahkan bantuan 30 alat mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Balai Benih Pertanian, Mewek, Kalimanah, Jumat (16/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyerahkan bantuan 30 alat mesin pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut, Jumat (16/10/2020). Bantuan yang diserahkan di Balai Benih Pertanian, Mewek, Kalimanah, ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan percepatan olah tanah dan tanam.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Mukodam mengatakan, bantuan alsintan ini juga diharapkan bisa meningkatkan minat generasi muda terjun ke dunia pertanian.

"Tidak harus memegang cangkul, tidak harus belepotan. Harapannya, lewat alsintan modern ini bisa meningkatkan efisiensi dan memudahkan niat agar semakin tergerak untuk bisa berkiprah di dunia pertanian," katanya.

Baca juga: Bertambah Lagi, 384 Santri di Cilacap Positif Covid-19, Mayoritas Tak Bergejala

Baca juga: Serahkan 5425 Pohon Kopi ke Warga, Pemkab Purbalingga Ingin 3,5 Tahun Lagi Banyak Kedai Kopi

Baca juga: Didemo Mahasiswa di Istana Negara terkait UU Cipta Kerja, Jokowi Utus Stafsus Temui Mereka

Baca juga: Kasus dari Klaster Ponpes Bertambah, Ada 76 Santri di Watumas Banyumas Positif Covid-19

Alsintan yang diberikan berupa traktor, baik hand traktor kategori traktor singkal, hand traktor rotary, dan lima unit cultivator. Bantuan ini diperoleh dari Kementerian Pertanian (Kementan RI).

"Pertanian ini menjadi sangat penting karena saat ini, 267 juta jiwa masyarakat Indonesia butuh sumber pangan. Oleh karenannya, petanilah yang menjadi pahlawan pangan itu," katanya.

Sementara, memasuki musim penghujan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Suryo Banendro mengingatkan para petani untuk memperbaiki sistem irigasi.

Ia sendiri masih melihat sampah-sampah plastik masuk sawah sehingga mencemari lahan.

Petani juga diminta mewaspadai serangan hama penyakit, mulai saat persemaian.

"Monggo, kalau ada wereng segera dikendalikan karena penyebarannya cepat meluas," katanya yang turut hadir dalam acara.

Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana menyampaikan, saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga bantuan alat tersebut diharapkan bisa segera difungsikan.

Dengan alsintan ini, petani bisa tetap berjuang memproduksi pangan di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: KPU Purbalingga Menduga, Batasan Maksimal Umur 50 Tahun Jadi Penyebab Sedikitnya Pelamar KPPS

Baca juga: 2 Warga di Blora Meninggal Akibat Demam Berdarah

Baca juga: Manfaatkan Layanan Tes Swab Gratis, 6 Warga Batang Ketahuan Positif Covid-19

Baca juga: Tak Ingin Halangi Tradisi, Polres Wonosobo Bakal Fasilitasi Penerbangan Balon Udara Lewat Festival

"Gunakan dan pelihara alat ini secara baik. Kalau kita tidak bisa membelinya maka dengan merawatnya akan menjadi sangat bermanfaat," katanya.

Ketua Kelompok Tani Sidodadi 2, Desa Kalimanah Wetan, Sutarno, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah atas bantuan alsintan yang diberikan.

"Saya sanggup merawat dan memberikan pembinaan sebaik-baiknya kepada seluruh petani, khsusnya kelompok tani Sidodadi 2 Kalimanah Wetan," ungkapnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved