Minggu, 3 Mei 2026

Kartu Prakerja

Waspada, Penipuan Modus Daftar Prakerja Beredar Lewat Whatsapp

Ada petunjuk teknis mendaftar prakerja, yakni mengunjungi situs http://prakerja.vip, lalu mengisi formulir yang disediakan.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
PRAKERJA.GO.ID
ILUSTRASI - Laman resmi program Kartu Prakerja, Kementerian Tenaga Kerja. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kartu prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya. Animo masyarakat atau pencari kerja mengikuti program ini pun tinggi di masa pandemi Covid 19.

Sayang, saat antusiasme masyarakat mendaftar kartu prakerja masih tinggi, pemerintah telah menutup pintu pendaftaran.

Belum ada pengumuman resmi perihal rencana pembukaan gelombang baru pendaftaran kartu prakerja.

Tiba-tiba saja, beredar pesan berantai di Whatsapp yang mengarahkan penggunanya untuk mendaftar prakerja.

Pesan itu disertai keterangan akan mendapat bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah melalui rekening bank.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Ditutup Siang Ini, Belum Ada Kabar untuk Gelombang 11

Buruan, Kuota Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Hanya 116.261 Orang

Ini Hak Pekerja yang Dipangkas dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Sah Menjadi Undang-undang, Airlangga Hartarto: Perbanyak Lapangan Kerja

Ada petunjuk teknis mendaftar prakerja, yakni mengunjungi situs http://prakerja.vip, lalu mengisi formulir yang disediakan.

Annisa, karyawati pabrik di Kecamatan Bawang, Banjarnegara yang menerima pesan itu dari temannya, seketika tergiur. Ia tak ingin kehilangan kesempatan mengikuti program tersebut.

"Saya sempat tanya ke teman, apa prakerja masih buka. Dijawab katanya masih," katanya.

Annisa tak memasang curiga. Ia langsung masuk ke link website tersebut sesuai petunjuk.

Setelah link berhasil dibuka, ia diarahkan mengisi identitas atau nama lalu diminta memasukkan nomor telepon.

Annisa pun mengikuti petunjuk itu dengan menuliskan nama lengkap dan nomor handphone pribadinya.

Hingga ia diarahkan ke tahapan selanjutnya, Annisa mulai merasa ada yang janggal.

Ia diminta membagikan info pendaftaran prakerja melalui link itu ke banyak nomor whatsapp, baik akun pribadi atau grup.

Tapi, ia memutuskan tetap mengikuti petunjuk itu. Annisa telah membagikan info itu ke 20 nomor whatsapp yang tersimpan di kontaknya.

Meski demikian, ia belum juga berhasil mendaftar. Ternyata, ia harus membaginya informasi itu ke 100 nomor whatsapp untuk bisa berlanjut ke tahapan selanjutnya.

Keprihatinan Chelsea Islan: Kok Banyak Anak Muda Sudah Terkena Kanker Payudara

Benarkah Ada Ledakan di Pabrik Semen Cilacap? Ini Penjelasan Pihak PT Solusi Bangun Indonesia

Ketua DPD Gerindra Jatim Meninggal Akibat Covid-19, Sempat Dapat Obat dari Prabowo

Karena registrasinya belum berhasil, ia lantas berkonsultasi ke saudaranya.

Hingga ia akhirnya tersadar, link pendaftaran yang ia akses bukan link website resmi pemerintah.

Beberapa saat kemudian, ia bahkan tidak bisa lagi mengakses link tersebut. Annisa semakin yakin jika link tersebut abal-abal.

"Saya akhirnya tidak lanjutkan. Linknya juga sudah tidak bisa diakses," katanya.

Annisa agak khawatir. Terlebih ia telah mengunggah nama lengkap dan nomor handphone pribadinya. Ia takut, data pribadinya itu disalahgunakan.

Ternyata, ia tak sendirian. Pesan mengenai petunjuk pendaftaran prakerja itu telah beredar kemana-mana.

Terlebih, link itu mengarahkan pengaksesnya untuk membagikan informasi pendaftaran ke banyak nomor whatsapp.

"Sudah banyak yang terima pesan itu dan mendaftar. Info itu juga terus menyebar," katanya.

Program Kartu Prakerja telah berjalan 10 gelombang pada 2020 ini. Pengumuman penerima Kartu Prakerja gelombang 10 telah dilakukan pada Jumat (2/10/2020) pekan lalu.

Tak Hanya Upaya di Lapangan, DPW PKS Jateng Juga Gelar Istigasah Meminta Pandemi Covid-19 Selesai

Siapkan Payung, Hujan Diperkirakan Guyur Purwokerto dan Purbalingga Malam Ini

Peneliti Temukan Gejala Baru Serangan Covid-19: Waspadai Pusing dan Nyeri Otot

Jadwal Acara TV Hari Ini, Minggu 11 Oktober 2020: Ada Film Ghost Rider di Trans TV

Pemerintah mengalokasikan kuota peserta Kartu Prakerja tahun ini untuk 5.597.183 orang.

Kuota tersebut kini telah terisi, dengan dibukanya 10 gelombang pendaftaran Kartu Prakerja 2020.

Namun, masih ada yang berharap bahwa Kartu Prakerja tidak hanya berhenti di gelombang 10 alias lanjut ke gelombang 11.

Menjawab harapan ini, Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, pembukaan gelombang 11 Kartu Prakerja masih menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK).

"Kami masih menunggu arahan dari KCK," jawab Louisa singkat, saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/10/2020).

Sebelumnya, pengelola Kartu Prakerja memastikan bahwa gelombang 10 merupakan gelombang terakhir pada program Kartu Prakerja 2020. Rencananya, program ini akan diteruskan pada 2021.

Mereka yang sudah menjadi penerima Kartu Prakerja 2020 tidak diperbolehkan mengikuti kembali program ini pada tahun depan.

Pendaftaran program Kartu Prakerja mulai dibuka pada 11 April 2020. Ini merupakan program pengembangan kompetensi untuk pencari kerja hingga pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Melalui program ini, para peserta mampu mengembangkan kompetensi kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved