Berita Teknologi
Hasil Riset Digitimes Research: Terdongkrak Teknologi 5G, Smartphone Tumbuh Pesat di 2021
Firma riset Digitimes Research menaksir kenaikan jumlah pengiriman smartphone secara global akan terdongkrak sebanyak 150 juta unit di 2021.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pasar smartphone secara global dikabarkan sedang mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir ini, terutama di masa pandemi virus corona (Covid-19).
Meskipun demikian, kondisi tersebut diprediksi akan berakhir di akhir tahun ini atau bakal berubah pada tahun depan (2021).
Setidaknya begitu menurut sebuah laporan yang dirilis firma riset Digitimes Research baru-baru ini.
• ASN Pemkab Batang Diminta Bersiap Jika Ditunjuk Isi Jabatan yang Kosong
• Hasil Tes Swab Terbaru di Banjarnegara: Tiga Pegawai Pengadilan Positif Covid-19
• Zlatan Ibrahimovic Sembuh Covid-19, Pemain AC Milan Ini Berkicau di Twitter, Begini Ungkapannya
• Sabtu Malam Ini Pukul 19.10, Hari Kedua Kualifikasi MotoGP Perancis di Sirkuit Le Mans
Tak sekadar tumbuh, firma riset ini menaksir kenaikan jumlah pengiriman smartphone secara global akan terdongkrak sebanyak 150 juta unit di 2021.
Riset tersebut mengatakan, peningkatan ini didorong oleh infrastruktur 5G yang ketersediaannya semakin merata di sejumlah wilayah.
Mulai dari Amerika Serikat, Eropa Barat, hingga Jepang.
Selain itu, kehadiran aneka ponsel 5G dan 4G yang menyasar kelas entry-level di beberapa negara berkembang.
Hal tersebut disebut bakal turut berkontribusi terhadap jumlah pengiriman ponsel pintar secara global.
Digitimes juga memprediksi peningkatan ini bakal berlanjut setidaknya hingga lima tahun ke depan.
Yakni dengan jumlah taksiran pengiriman ponsel global mencapai 1,5 miliar unit di 2023 dan 1,7 miliar unit di 2025.
Adapun jumlah pengiriman smartphone 5G secara global, di tahun ini ditaksir mencapai 200 juta unit.
Dan diprediksi terus meningkat mencapai 1,22 miliar unit pada 2025.
Sayangnya, Digitimes tidak memberikan gambaran secara rinci bagaimana sebenarnya pertumbuhan pasar smartphone global secara per kuartal atau per semester di 2021.
Firma riset ini memprediksi di tahun depan, dua posisi teratas di pasaran smartphone global bakal diduduki oleh Samsung dan Apple.
Lalu diikuti oleh Oppo, Vivo, Xiaomi, Transsion (perusahaan yang menaungi Tecno, Itel, dan Infinix), dan Huawei.