Berita Narkoba

Pemuda Asal Kebumen Ini Ngaku Kulakan Pil Koplo dari Jakarta, Tinggal Telepon Barang Dikirim

AA warga Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen harus berurusan dengan polisi karena diduga mengedarkan pil koplo berbagai merk.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES KEBUMEN
Gelar perkara kasus peredaran pil koplo di wilayah hukum Polres Kebumen, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen kembali mengungkap kasus peredaran pil koplo.

AA warga Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen harus berurusan dengan polisi karena diduga mengedarkan pil koplo berbagai merk.

Pemuda berusia 22 tahun itu ditangkap jajaran Sat Res narkoba Polres Kebumen pada Kamis (27/8/2020) di Kecamatan Kuwarasan.

Pakai Seragam Ojol, Pemuda Ini Ditangkap Bawa Sabu, Kapolres Kebumen: Dia Sangat Beruntung

Residivis Kembali Masuk Penjara, Curi Handphone Milik Tetangga Jelang Subuh di Ambal Kebumen

Spanduk Kotak Kosong Dicopot Warga di Kebumen, Ini Komentar Bawaslu Jateng

Masjid Pancasila Kebumen Jadi Simbol Pemersatu Umat, Berikut Ini Sejarah Berdirinya

Dijelaskan Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, dari penangkapan itu pihaknya mendapatkan sejumlah barang bukti.

Seperti 26 paket pil hexymer yang dikemas di plastik klip warna bening dan 12 strip pil tramadol.

"Saat kami tangkap, kami geledah, kami dapatkan barangbukti pil hexymer dan pil tramadol ini."

"Keterangan tersangka pil ini adalah miliknya," jelas AKBP Rudy kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (8/10/2020).

Tersangka ditangkap berdasarkan informasi warga setempat bahwa korban memiliki stok pil koplo.

Warga yang mengaku resah akhirnya melaporkan ke Polres Kebumen.

Keterangan tersangka, pil tersebut ia dapatkan dari seseorang di Jakarta.

Jika membutuhkan barang tersebut, dia tinggal memesan melalui telepon.

Barang pun langsung dikirim setelah itu.

"Terkait perkara ini, akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Dari penjualan itu tersangka bisa memperoleh keuntungan Rp 40 ribu untuk tiap paketnya.

Pengakuannya, ia sudah 10 kali bertransaksi pil koplo.

Pembelinya adalah para pemuda sekitar Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.

Tersangka dijerat Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (Khoirul Muzakki)

Santri Ponpes Positif Covid-19 di Cilacap Bertambah 13 Orang, Ruang Isolasi Mulai Disiapkan

Polres Cilacap Bentuk Tim Khusus, Usut Dugaan Perajin Jamu Diperas Oknum Polisi Berpangkat AKBP

Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Perajin Jamu di Cilacap, Mulyono: Saya Dimintai Rp 1,2 Miliar

Pelajar SMP Bikin Selebaran Palsu, Kehadiran KA Nusa Ekspres Relasi Cilacap-Tegal Dipastikan Hoaks

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved