Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Kemenparekraf Sebut Ciri Batik Khas Batang Bisa Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi

Guna meningkatkan perekonomian lewat produk batik, Disparpora Kabupaten Batang diminta tak berhenti berinovasi dalam hal pemasaran.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Ratusan pembatik asal Kabupaten Batang mengikuti pelatihan SDM berbasis kompetensi, di Hotel Sendang Sari Kabupaten Batang, Senin (5/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Potensi batik di Kabupaten Batang dilirik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Muh Ricky Fauziyani bahkan menuturkan, ciri khas batik Batang bisa jadi pemicu pertumbuhan perekonomian.

"Ciri khas tersebut bisa jadi pembangkit jika dipasarkan dan didukung dengan promosi digitalisasi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (5/10/2020).

4.651 UMKM di Batang Sudah Terima BLT Banpres Rp 2,4 Juta

Sapras SMPN 4 Bawang Bakal Dipenuhi Pemkab Batang, Enam Tahun Listrik Numpang Warga

Memasuki Pancaroba, Awas Cuaca Ekstrem di Kabupaten Batang

Rumah Sakit di Batang Belum Miliki Bangsal Kejiwaan, Dinkes: Kami Temukan Ada 500 ODGJ

Guna meningkatkan perekonomian lewat produk batik, Ricky meminta Disparpora Kabupaten Batang tak berhenti berinovasi dalam hal pemasaran.

"Disparpora harus terus berinovasi dalam hal pemasaran batik khas Batang."

"Jangan sampai berhenti, meski di tengah pandemi," paparnya.

Selain melirik potensi batik, ia juga menerangkan, dalam pelatihan Kemenparekraf melakukan sertifikasi ke pembatik.

"Sertifikasi kopetensi merupakan pengakuan pengrajin yang sudah berkecimpung di dunia usaha batik."

"Tujuannya agar kompetensi pembatik asal Batang lebih diakui," imbuhnya.

Ditambahkannya, 100 pembatik di Batang yang mengikuti perlombaan latihan akan mendapatkan sertifikasi.

"Selain di Kabupaten Batang, kami juga menggelar sertifikasi di Magelang sebanyak 80 orang."

"Lalu akan kami lanjutankan ke Kabupaten Rembang dengan 100 orang," tambahnya. (Budi Susanto)

Dokter Spesialis di Banjarnegara Ini Rela Blusukan Hingga Dusun Terpencil, Berikut Contoh Nyatanya

Banjarnegara Siap Menuju Smart City, Diskominfo: Sudah Banyak Aplikasi Layanan Masyarakat

Yuk Tengok Perjalanan Industri Batik Tulis Gumelem Banjarnegara, Begini Ceritanya

Gelar Gowes Bareng, Cara Tim Penggerak PKK Banjarnegara Edukasi Warga Lawan Virus Corona

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved