Breaking News:

Berita Banjarnegara

Yuk Tengok Perjalanan Industri Batik Tulis Gumelem Banjarnegara, Begini Ceritanya

meski sepi permintaan sekalipun, para perempuan desa yang rata-rata usianya lanjut ini tetap aktif membatik di Desa Gumelem Wetan, Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Proses pembuatan batik tulis dengan canting pada kelompok Giri Alam Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Batik menjadi salah satu ikon budaya khas Indonesia.

Tradisi mengenakan pakaian batik pun masih lestari sampai sekarang.

Yang lebih menggembirakan, eksistensi batik di Indonesia bahkan telah diakui dunia dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia pada 2010.

Tetapi apakah kesohoran batik di mata dunia berbanding lurus dengan geliat industri kerajinan batik di Indonesia?

Jawabannya belum tentu.

Gelar Gowes Bareng, Cara Tim Penggerak PKK Banjarnegara Edukasi Warga Lawan Virus Corona

Di Padang Golf Tapen Banjarnegara, Pelaku Ngaku Seorang Polisi, Pinjam Ponsel Lalu Dibawa Kabur

Ini Keprihatinan Pengrajin Batik Banjarnegara di Hari Batik Nasional

Masih Pandemi, Begini Cara Dindukcapil Banjarnegara Sampaikan Informasi Adminduk Kepada Masyarakat

Para pengrajin batik di negeri ini nyatanya masih harus berjuang untuk mempertahankan usahanya yang kembang kempis.

Padahal, diakui, peminat batik di negeri ini masih sangat besar.

Tradisi memakai batik belum hilang.

Batik bahkan menjadi bagian dari pakaian keseharian masyarakat.

Seragam batik juga membudaya di lingkungan masyarakat, instansi, hingga sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved