Breaking News:

Liga 1 2020

PSIS Semarang Makin Merugi Akibat Liga 1 Ditunda Lagi, Sudah Terlanjur DP Hotel di Bantul Yogyakarta

Klub kebanggan masyarakat Jawa Tengah itu merugi karena sudah terlanjut melakukan pembayaran uang muka (DP) hotel jelang laga lawan Bali United.

TribunBanyumas.com/Franciskus Ariel Saputra
GM PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kompetisi Liga 1 2020 dipastikan mengalami penundaan karena tidak mendapat izin keamanan dari pihak kepolisian.

Angka kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi menjadi dasar pihak kepolisian belum berani merekomendasi kompetisi bisa dilanjutkan.

Pasca mendapat kepastian tak mendapat izin menggelar kompetisi Liga 1, PSSI memutuskan menunda kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama sebulan ke depan.

Atau diperkirakan bisa digelar lagi pada November 2020.

Liga 1 2020 Pasti Ditunda Lagi Karena Tidak Dapat Izin Kapolri, Ini Respon Manajemen PSIS Semarang

Bruno Silva Diyakini Bisa Segera Bergabung PSIS Semarang, Liluk: Tinggal Tunggu Waktu Saja

Belum Puas Lihat Performance Pemain PSIS Semarang, Dragan Ingin Perbanyak Internal Game

Ini Kata Dragan Djukanovic Soal Kondisi Bek PSIS Semarang Wallace Costa

Adapun pada Rabu (30/9/2020), melalui surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang ditandatangani Direktur Utama LIB, Akhmad Hadian Lukita menyebut akan ada penyesuaian jadwal pertandingan yang harus diundur tersebut.

"Berkaitan dengan hal tersebut di atas maka LIB memyatakan menunda bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2-2020 selama satu bulan."

"Akan dilakukan penyesuaian kembali jadwal pertandingan, jadwal terkait pelaksanaan PCR swab test, serta jadwal transportasi maupun akomodasi."

"Adapun segala perkembangan akan segera dikomunikasikan pada kesempatan pertama," demikian isi surat bernomor 381/LIB-KOM/IX/2020 tersebut.

Sementara itu, General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengatakan, kompetisi kembali ditunda membuat pengeluaran klub semakin membengkak.

Selain itu, klub kebanggan masyarakat Jawa Tengah itu merugi karena sudah terlanjut melakukan pembayaran uang muka (DP) hotel.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved