Berita Kriminal

DPO 10 Tahun Akhirnya Tertangkap di Secang Magelang: Kajari Purwokerto: Kasus Penipuan Mirip MLM

Sebelum penangkapan Kejari Purwokerto memastikan terlebih dahulu keberadaan terpidana sejak lima hari lalu di Secang Kabupaten Magelang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto menangkap seorang DPO terpidana penipuan yang buron selama 10 tahun di Kabupaten Magelang, Rabu (30/9/2020) malam.

Terpidana tersebut adalah Eliza Kartika Sari Nur Faiza (42).

Kepala Kejari Purwokerto, Sunarwan mengatakan, sebelum penangkapan pihaknya memastikan terlebih dahulu keberadaan terpidana sejak lima hari lalu.

Sampai akhirnya pada Rabu (30/9/2020), Kejari mendapati kepastian letak posisi terpidana.

17 Santri Ponpes Purwanegara Banyumas Dinyatakan Sudah Sembuh

Janda Bolong Makin Susah Dicari di Banyumas, Berikut Kisaran Harga Jual Tanaman Hias yang Viral Itu

Ditolak Swab Massal Santri di Ponpes, Pemkab Banyumas Ganti Metode Screening Kesehatan

Cari Varietas Anggur yang Cocok di Banyumas, Selama 15 Hari Faiz Hidayat Belajar di Ukraina

"Terpidana kami tangkap di sebuah perumahan di Secang, Kabupaten Magelang."

"Setelah dipastikan, kami langsung menangkap dan membawanya ke Purwokerto," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (30/9/2020) petang.

Diketahui bahwa awal mula penipuan yang dilakukan oleh terpidana adalah sekira 10 tahun lalu.

Terpidana bekerja sebagai Komisaris PT Bumi Moro Arta Kencana.

Menurut Kajari, PT Bumi Moro Arta Kencana adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan, distribusi alat-alat pertanian, dan pupuk.

Dia kemudian menarik dana dari masyarakat dengan nama SKM semacam kredit mobil, seperti multi level marketing (MLM).

"Masyarakat ini namanya mitra, dari satu mitra ini punya kewajiban 6 done lane."

"Dijanjikan jika satu peserta sudah qualified, akan diberikan Rp 12.500.000 untuk bulan kedua."

"Setelah bulan itu akan diberikan kompensasi keuntungan Rp 3.500.000, tetapi tidak diberikan apa yang dijanjikan," jelasnya.

Korban yang melaporkan pada saat kejadian ada 10 orang, dengan total kerugian mencapai Rp 340 juta lebih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved