Breaking News:

Berita Banyumas

Ruang Isolasi Hampir Penuh, Pemkab Banyumas Minta Izin ke Pemprov Gunakan Hotel Pondok Slamet

Terkait hal ini, Pemkab Banyumas meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk menyediakan tambahan ruang perawatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono 

Karena keterbatasan itulah, saat ini, Pemkab menyiapkan Pondok Slamet yang kapasitasnya mencapai 88 tempat tidur dan bisa dimanfaakan pasien tanpa gejala.

Jika ada tambahan terkonfirmasi Covid-19 lebih dari 100 orang, pemkab membuka wacana membuka lokasi lain. Di antaranya, mengizinkan santri yang positif corona, melakukan karantina di linkungan pondok pesantren.

Sadiyanto mengatakan jika sangat memungkinkan pondok pesantren dijadikan tempat karantina mandiri. Apalagi, hal ini sudah dipersyaratkan pemerintah pusat.

"Isolasi saja di pondok kalau tidak memungkinkan keluar karena yang penting, di dalam pondok itu dipisah antara yang positif dan belum positif," tambahnya.

Selain tempat tinggal sementara, tempat makan dan kamar mandi santri positif Covid-19 juga harus dipisah.

Wakil Wali Kota Tegaskan Tak ada PSBB Jilid 2 di Kota Tegal

Seusai Jalani Sanksi Menyapu Makam Pahlawan, 3 Warga Kota Semarang Dikarantina di Rumdin Wali Kota

Rayakan 45 Tahun Berkarya, Grup Kasidah Legendaris Nasida Ria Luncurkan Album Kebaikan Tanpa Sekat

Diberitakan sebelumnya, pasien positif Covid-19 di Pondok Pesantren di Karangsuci, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, total mencapai 190 santri.

Jumlah tersebut dimungkinkan bertamban lantaran hasil swab yang belum keluar, sekitar 300 santri.

Sementara, di Pondok Pesantren Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, terdapat 11 santri yang sampai saat ini positif Covid-19. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved