Breaking News:

Teror Virus Corona

Layanan Tatap Muka Disetop, Operator Dispendukcapil Kabupaten Semarang Meninggal Karena Covid-19

Selama layanan tatap muka di seluruh kecamatan dihentikan pelayanan administrasi kependudukan dialihkan melalui website dukcapil.semarangkab. go.id.

ISTIMEWA
Informasi penghentian sementara layanan adminduk tatap muka di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Jumat (25/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang untuk sementara waktu ini menghentikan layanan tatap muka di 19 kecamatan.

Hal itu terpaksa dilakukan pasca seorang operator meninggal dunia karena terpapar virus corona (Covid-19).

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan mengatakan, penghentian layanan terhitung mulai Jumat (25/9/2020) hingga 14 hari ke depan.

KPU Kabupaten Semarang Dorong Kampanye Pilkada Secara Daring, Ini Alasan Maskup Asyadi

Polres Semarang Miliki Unit Kerja Covid-19, Patroli Protokol Kesehatan Hingga Tingkat Kecamatan

Belum Puas Lihat Performance Pemain PSIS Semarang, Dragan Ingin Perbanyak Internal Game

Anak Muda Dominasi Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang, Hendi: Ini Jadi Catatan Tersendiri

"Menyusul adanya operator pelayanan e-KTP pada wilayah Kecamatan Ungaran Timur yang meninggal dengan status positif Covid-19."

"Selanjutnya, pelayanan kependudukan di 19 kecamatan sementara dialihkan pada daring," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (25/9/2020).

Menurut Alex, terhadap yang bersangkutan sebelum dilaporkan meninggal, pada awalnya menderita sakit.

Dia juga sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga.

Dia menambahkan, dalam perkembangananya, pasien tersebut meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUP dr Kariadi Semarang.

"Karena pelayanan secara tatap muka sudah berlangsung di seluruh kecamatan."

"Sebagai langkah antisipasi, untuk sementara pelayanan tatap muka KTP dihentikan sampai 14 hari ke depan," katanya.

Dikatakannya, alasan penghentian layanan tatap muka karena yang bersangkutan dikabarkan sempat melayani, berkoordinasi dengan jajaran Dispendukcapil.

Maupun seluruh operator KTP-el di semua kecamatan di Kabupaten Semarang.

Pihaknya mengungkapkan, selama layanan tatap muka dihentikan pelayanan administrasi kependudukan dialihkan melalui website dukcapil.semarangkab. go.id.

"Kamis (24/9/2020) malam Dinkes Kabupaten Semarang sudah melakukan tracing terhadap keluarga inti pasien."

"Sedangkan untuk pencegahan di Kecamatan Ungaran Timur juga ditracing termasuk sesama operator KTP-el di 19 kecamatan," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Saya Minta Maaf Atas Kekhilafan Ini, Begini Cerita Keluarga Penyelenggara Konser Dangdut di Tegal

Cari Varietas Anggur yang Cocok di Banyumas, Selama 15 Hari Faiz Hidayat Belajar di Ukraina

Banyak Santri Mengeluh Batuk Pilek, Dinkes Banyumas Fokus Tangani Ponpes di Kelurahan Purwanegara

Sertijab Wakapolres dan Kasatlantas Polres Banjarnegara, Kapolres: Selamat dan Terima Kasih

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved