Breaking News:

Berita Tegal

Wajib Diapresiasi! 394 Keluarga Penerima PKH Mengundurkan Diri di Kota Tegal

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengapresiasi warga Kota Tegal penerima manfaat PKH yang sadar sudah mampu kemudian mengundurkan diri.

PEMKOT TEGAL
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi (kiri) mengunjungi Painem (kanan), warga penerimaan manfaat PKH yang kini sudah sejahtera dengan berjualan nasi ponggol, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Dinsos Kota Tegal mencatat, sebanyak 394 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mengundurkan diri dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Tegal.

Dari jumlah tersebut, 135 KPM sudah mandiri dan 259 KPM sudah sejahtera.

Kepala Dinsos Kota Tegal, Bajari mengatakan, total penerima manfaat PKH ada 6.816 keluarga.

Namun 394 keluarga sudah menyatakan mengundurkan diri dari penerima manfaat PKH.

Dinkes Kembali Lakukan Tes Swab di SMPN 19 Tegal, Khusus Guru dan Pegawai TU, Total Ada 36 Orang

TMMD Sengkuyung Tahap III di Kota Tegal, Selama Sebulan Fokus Permanenkan Saluran Air di Slerok

18 SMP Negeri di Kota Tegal Kembali Ajukan Pembelajaran Jarak Jauh, Ini Kata Disdikbud

Asrama Ponpes Ibnu Sirin Kota Tegal Terbakar, Diduga Putung Rokok Dibuang di Padang Rumput Ilalang

"Baik mandiri maupun sejahtera, taraf kehidupan mereka sudah meningkat."

"Sejahtera meningkat taraf kehidupannya karena memiliki usaha."

"Sedangkan mandiri meningkat taraf kehidupannya tetapi tidak memiliki usaha," kata Bajari kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (23/9/2020).

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengapresiasi warga Kota Tegal penerima manfaat PKH yang sadar sudah mampu kemudian mengundurkan diri.

Hal itu seperti yang Jumadi sampaikan kepada Painem (44), warga Kelurahan Mangkukusuman, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Jumadi mengapresiasi, terlebih Painem membuka usaha nasi ponggol dan makanan sambosa secara online.

Dia pun mensupport para penerima PKH yang lain untuk segera mandiri dan membuka usahanya masing-masing.

"Ini luar biasa. Mereka sudah mulai bangkit untuk hidup mandiri."

"Dahulu menerima bantuan PKH sekarang memilih untuk berusaha sendiri, ini patut diapresiasi," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

DPO Kasus Penipuan Jual Beli Emas Tertangkap di Cilacap, Kajari Purwokerto: Sudah Inkrah Sejak 2012

KAI Beri Diskon Tiket 25 Persen, Berlaku Khusus Keberangkatan 28 September 2020

Longsor Landa Belasan Desa di Banjarnegara, Seusai Diguyur Hujan Deras Selasa Malam

Pengendara Dapat Hadiah Sayur Gratis di Kebumen, Kapolres: Khusus yang Tertib Pakai Masker

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved