Breaking News:

Teror Virus Corona

Pasien Covid-19 Melahirkan, Klaster Rumah Makan di Kota Semarang, Begini Kondisi Bayinya Saat Ini

Untuk bayi yang dilahirkan oleh pasien, terpapar (Covid-19) atau tidak belum memastikan karena harus dites swab terlebih dahulu.

TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinkes Kota Semarang terus memantau perkembangan klaster rumah makan kepala manyung di Krobokan, Semarang.

Terbaru, dari hasil tes swab yang sudah dilakukan kepada 36 orang.

Adapun 22 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam menyebut dari sebanyak 22 pasien, 19 sedang menjalani karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

Sementara tiga pasien lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Dragan Masih Buta Peta Kekuatan Barito Putera, Calon Lawan Perdana PSIS Semarang

WFH Kembali Diterapkan, TPP ASN Pemkot Semarang Bakal Dipotong Jika Melanggar

Dragan Pesimis Bruno Silva Bergabung Bersama PSIS Semarang, Tiga Kandidat Pengganti Sudah Disiapkan

Sabtu Tetap Buka Layanan Rekam Data, Dispendukcapil: Tak Semata-mata Karena Pilwakot Semarang

"Dari tiga yang dirawat di rumah sakit, ada satu pasien yang melahirkan."

"Satu pasien meninggal dunia dan satu sedang dirawat," jelas Hakam seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Dia menjelaskan kondisi pasien yang baru melahirkan bayi dalam keadaan sehat.

Pasien selama masih terpapar Covid-19 tidak diizinkan untuk memberikan ASI kepada bayinya.

"Pasien yang melahirkan Alhamdulillah sehat walafiat."

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved