Breaking News:

Berita Tegal

Ada Tambahan Kasus Covid-19, Dikbud Kabupaten Tegal Hentikan Sekolah Tatap Muka di 6 Desa

Dikbud Kabupaten Tegal menghentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka di enam desa setelah adanya kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut.

TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Pemontor melintas di jalan depan SD Negeri 2 Sidoharjo, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Selasa (15/9/2020). Kegiatan belajar mengajar di sekolah ini kembali dihentikan menyusul munculnya kasus Covid-19 di wilayah tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di enam desa. Kebijakan ini diambil setelah ada 16 kasus positif Covid-19 di wilayah mereka.

Kegiatan belajar mengajar tatap muka yang ditutup tersebut ada di Desa Trayeman, Kecamatan Slawi; Desa Kalisapu, Kecamatan Slawi; Desa Balapulang, Wetan Kecamatan Balapulang; Desa Pengarasan, Kecamatan Dukuhturi; Desa Dinuk, Kecamatan Kramat; dan Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi.

Penghentian kelas tatap muka ini mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK sederajat yang ada di wilayah tersebut.

"Pemberhentian KBM tatap muka di beberapa desa tadi, berlaku mulai hari ini, Selasa (15/9/2020), sampai 14 hari kedepan. Namun, bisa diperpanjang, menyesuaikan kondisi yang berkembang nanti," tutur Kabid Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikbud Kabupaten Tegal, Satiyo, Selasa.

Aktor Ade Firman Hakim Meninggal Dunia, Diduga Terinfeksi Virus Covid-19

Kapolda Jateng Minta Polres Cegah Munculnya Klaster Baru Covid-19 saat Gelaran Pilkada

7 Warga Banyumas Positif Covid-19, Tertular dari Satu Pasien Meninggal

Sebelumnya, ada 16 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tegal. Kasus ini ditemukan di beberapa desa di wilayah tersebut.

Hingga Minggu (13/9/2020), dari total 129 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 87 orang sudah dinyatakan sembuh, 30 orang sedang menjalani perawatan, dan 12 orang meninggal dunia.

"Melihat terus bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, saya tidak lupa untuk terus mengimbau masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan, menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak minimal 1 meter. Tidak lupa selalu menyediakan hand sanitizer," imbaunya.

Selain menghentikan sekolah tatap muka, pihaknya juga meminta masyarakat meniadakan acara yang mengundang kerumunan, di antaranya hajatan, hiburan, arisan, pengajian, serta rapat. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan orang dewasa tersebut dapat berimbas pada buah hati mereka yang masih sekolah. (*)

Pelaku Penusuk Syekh Ali Jaber Diduga Sakit Jiwa, Berikut Faktanya

Ibu Tega Bunuh Anak di Lebak Gara-gara Kesal Anak Susah Mengerti saat Belajar Daring

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Artis Korea Oh In Hye yang Diduga Mencoba Bunuh Diri Meninggal

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved