Breaking News:

Berita Banyumas

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, KH Chariri Shofa Meninggal Dunia, Mantan Ketua MUI Banyumas

KH Chariri Shofa meninggal di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto pada Sabtu (12/9/2020) sekira pukul 10.45.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Mantan Ketua MUI Kabupaten Banyumas, KH Chariri Shofa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas, KH Chariri Shofa, meninggal dunia, Sabtu (12/9/2020).

KH Chariri Shofa yang juga merupakan Pengasuh Ponpes Darusalam, Dukuhwaluh Kembaran, Kabupaten Banyumas tersebut meninggal di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto sekira pukul 10.45.

Ketua MUI Banyumas Curhat Belum Miliki Gedung Sekretariat, Begini Jawaban Bupati Achmad Husein

36 Ribu Warga Banyumas Berisiko Tinggi Tertular Covid-19, Bupati Sebut Mayoritas Karena Komorbid

Kali Pertama Jadi Penyiar Radio, Istri Bupati Banyumas Justru Ketagihan Minta Diundang Lagi

KBM Tatap Muka Terancam Ditunda Lagi di Banyumas, Dindik Tunggu Instruksi Tim Gugus Tugas

Diketahui, almarhum sudah sejak lama menderita sakit gula dan jantung.

KH Chariri juga dalam beberapa bulan terakhir menjalani cuci darah.

Dia adalah salah satu tokoh NU Kabupaten Banyumas yang sudah berjuang lama.

Menjadi ketua PCNU Kabupaten Banyumas pada 1993-2002.

Kemudian menjadi Ketua MUI selama dua periode.

"Orangnya sangat semangat berjuang dan mengemban amanah walaupun sakit."

"Kalau ada kegiatan organisasi kalau sakit tetap berangkat."

"Bahkan dua hari lalu, Kamis (10/9/2020) malam, saya masih mendampingi dia di ponpes," ujar Ketua MUI Kabupaten Banyumas, Taefur Arafat kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (12/9/2020).

Taefur menceritakan, sosok KH Chariri Shofa adalah seorang aktivis Islam.

Sejak muda sudah di PMII dan banyak makan asam garam perjuangan Islam.

Banyak orang tahu bahwa dia adalah seorang mubaligh yang banyak ceramah di mana-mana dan diterima oleh seluruh kalangan.

Almarhum meninggal seorang istri dan lima putri.

"Ada satu putri yang sedang S3 di Belanda juga, dan memang beliau pernah mendapat predikat keluarga sakinah tingkat nasional," pungkasnya. (Permata Putra Sejati)

Begini Cara Pasutri Asal Purbalingga Ini Majukan Desanya, Ajak Remaja Bikin Mural Cartoon Village

Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes

Sisi Lain Kades Viral di Banjarnegara, Tubuh Hoho Alkaf Dipenuhi Tato: Saya Lagi Puasa Daud

Ganjar Pranowo Ikut Pilpres 2024, Nyalon Jadi Presiden? Begini Jawaban Tegasnya Saat Ini

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved