Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Pelaku UMKM Dilatih Cara Jualan Online, Pemkab Batang: Kasihan Omset Mereka Turun 50 Persen

Agar bertahan di masa pandemi, Pemkab Batang memberikan pelatihan sejumlah pelaku UMK cara jualan online selama tiga hari dan diikuti 40 pelaku usaha.

PEMKAB BATANG
Bupati Batang Wihaji membuka pelatihan cara jualan online bagi pelaku UMKM di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pandemi Covid-19 memberikan dampak langsung kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kabupaten Batang.

Dimana mereka mengalami penurunan omset mencapai 50 persen.

Agar bertahan di masa pandemi, Pemkab Batang memberikan pelatihan sejumlah pelaku UMK cara jualan online.

"Karena ekonomi belum satabil dan aktivitas ekonomi yang masih dibatasi."

"Maka satu-satunya cara agar tetap bertahan dan eksis dengan jualan online," tutur Bupati Wihaji kepada Tribunbanyumas,com, Selasa (8/9/2020).

Hingga Juli Capai 72 Kasus, Ini Upaya Dinkes Batang Tekan Angka Kematian Bayi

Wihaji Usulkan Raperda Penanggulangan Penyakit Menular di Batang, Termasuk Covid-19

Anak Punk Makin Meresahkan di Batang, Bupati Perintahkan Satpol PP Bertindak Tegas

Tekan Angka Stunting di Batang, Dinkes Kembali Aktifkan Posyandu Tiap Desa

Menurut Wihaji, selain keterbatasan pemodalan, mereka juga memiliki kendala dalam pemasaran hasil produk UMK.

"Kalau modal kami bisa jembatani kredit lunak ke perbankan dengan bunga 7 persen."

"Kalau pasar, Pemkab Batang punya aplikasi Dotukura yang siap membantu dan aplikasi tersebut sudah berjalan di pasar induk tradisional Batang," ujarnya.

Sementara Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Subiyanto mengatakan pelatihan jualan online berlangsung selama tiga hari.

Yakni dengan pelatihan seperti motivasi usaha, pemasaran lewat online, hingga bagaimana pengusaha yang tangguh.

"Alhamdulillah yang ikut ada 40 orang, dari boga, jahit, hingga salon," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/9/2020).

Subiyanto pun mengingatkan bahwa para pelaku UMKM harus bersiap menyambut Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

"Kalau sudah dibuka dan puluhan ribu temaga kerja direkrut, peluang untuk UMKM pun juga terbuka," pungkasnya. (Dina Indriani)

Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes

XL Axiata Sudah Salurkan 180 Ribu Paket Internet Gratis di Banyumas Raya, 30GB Selama 2 Bulan

Jelang Hadapi Barito Putera, Dragan Bakal Buat Pemain PSIS Semarang Semakin Lelah

Pemkot Tegal Hadirkan Mesin Predaktor Sampah, Sehari Bisa Kelola Hingga 250 Ton

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved