Breaking News:

Berita Banyumas

Dinobatkan sebagai Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana Desa, Ini Tugas 10 Ibu di Banyumas

10 ibu rumah tangga di Kecamatan Purwojati, Banyumas, dikukuhkan sebagai Bunda Rumah Tangga Siaga, Sabtu (5/9/2020).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bunda Rumah Tangga Siaga Kecamatan Purwojati, Ika Setyowati Dian Budiarto, menyematkan selempang dalam pengukuhan 10 Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana Desa se-Kecamatan Purwojati, Banyumas, Sabtu (5/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Bunda Rumah Tangga Siaga Kecamatan Purwojati, Ika Setyowati Dian Budiarto, melantik 10 Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana Desa se-Kecamatan Purwojati, Sabtu (5/9/2020).

Pelantikan berada di Balai Desa Karangtalun Lor, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumamas.

Ika mengatakan, pengukuhan Bunda Siaga bertujuan menjadikan para ibu rumah tangga sebagai guru siaga bencana sehingga dapat mengedukasi keluarga dan masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana.

Pengukuhan ditandai penyematan selendang secara simbolis kepada Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana Desa Karangtalun Lor, Rusmiati Kusrianto.

"Sebagai Bunda Rumah Tangga Siaga, mempunyai tugas untuk melakukan pembelajaran kebencanaan yang rutin sejak dini, yang dimulai dari keluarga," kata Ika dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (6/9/2020).

Rekomendasi Dikembalikan Bakal Pasangan Calon, PDIP Mundur dari Bursa Pilkada Gubernur Sumbar

Terjerat Narkoba Lagi, Penyanyi Reza Artamevia Minta Maaf ke Anak dan Orangtua

Pelatih Shin Maklumi Timnas U-19 Kalah Telak 0-3 dari Bulgaria

Sementara itu, Ketua Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana Tingkat Kabupaten Banyumas Erna Husein mengatakan, terjadinya bencana bukan merupakan keinginan yang direncanakan tapi tidak bisa dihindari.

Peran Bunda Rumah Tangga tentu sangat penting dalam mengedukasi putra putrinya.

"Kedepannya, semua perempuan akan diberi edukasi, sosialisasi dan pembekalan tentang peyelamatan diri dan keluarga mengetahui edukasi pengetahuan ancaman bencana gempa bumi dan kebakaran rumah agar bisa memberi edukasi untuk putra putri dan lingkungannya," imbuhnya.

Pihaknya juga akan meningkatkan peran guru sekolah untuk menumbuhkan pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana pada anak didik.

Karena, salah satu risiko terbesar ancaman korban bencana juga ada di sekolah.

"Guru harus memberikan edukasi tentang bencana kepada anak-anak didik, agar dapat mengurangi risiko akibat bencana," ujarnya. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved