Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

Akibat Kerusuhan Ciracas, TNI Harus Bayar Ganti Rugi Rp 594 Juta Ke 118 Korban

Dudung mengatakan, total terdapat 118 korban yang telah melaporkan kerugiannya ke posko yang terletak di Koramil 05 Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tribunnews/JEPRIMA
Kondisi kendaraan yang menjadi Korban perusakan Polsek Ciracas terparkir di Koramil 05/Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020). Para korban yang terdampak perusakan tersebut diketahui akan mendapatkan ganti rugi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, Posko Pengaduan Masyarakat korban penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum TNI di Ciracas Jakarta Timur ditutup sejak Sabtu (5/9/2020) pukul 18.00 WIB.

Dudung mengatakan, total terdapat 118 korban yang telah melaporkan kerugiannya ke posko yang terletak di Koramil 05 Kramat Jati, Jakarta Timur, tersebut.

Dari 118 orang tersebut, total kerugian yang harus dibayarkan kepada para korban mencapai Rp 594.026.000.

Berawal dari Kabar Hoaks Seorang Prajurit Dikeroyok, Seratusan Anggota TNI Serang Mapolsek Ciracas

76 Orang Melapor Jadi Korban Kerusuhan Ciracas, Pangdam Jaya: Mobil Rusak Langsung Dibawa ke Bengkel

1 Prajurit TNI AU dan 7 Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Kerusuhan Ciracas

Selain Oknum Penyebar Hoaks, KSAD Pastikan Anggota TNI Pelaku Pengrusakan Mapolsek Ciracas Dipecat

Hingga saat ini, TNI AD, kata Dudung, telah membayarkan ganti rugi dan memberikan santunan ke 114 orang korban dengan total Rp 591.776.000.

"Belum terbayarkan semua, sisa dua orang lagi dengan total jumlah Rp 2.250.000," kata Dudung ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (6/9/2020).

Dua orang tersebut merupakan warga sipil. Dudung menjelaskan, yang pertama atas nama Karyanto, yakni berupa uang santunan sebesar Rp 1 juta.

"Yang bersangkutan pulang ke Cilacap. Dihubungi belum tersambung. Kami terus mengupayakan koordinasi via Kodim atau Koramil wilayah Cilacap," kata Dudung.

Kemudian, yang kedua adalah Aldi Gunawan berupa uang ganti rugi dan santunan sebesar Rp 1,25 juta.

"Yang bersangkutan konfirmasi, hari Senin tanggal 7 September," kata Dudung.

Diizinkan Bupati, Kelas Tatap Muka SMA/SMK di Banyumas Harus Dapat Lampu Hijau dari Provinsi

Tengah Digodok, Pelebaran Trotoar di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto

Lagi Asyik Berduaan dengan Pacar, Remaja di Semarang Ini Dibacok Pemuda Mabuk

Dudung menjelaskan, dari total 118 orang korban tersebut terdapat dua anggota Polri yang juga menerima ganti rugi dan santunan.

"Khusus Polri, sudah direkap oleh Kapolres," kata Dudung.

Sebelumnya, sekitar 100 orang diduga anggota TNI melakukan perusakan Mapolsek Cilacap, Sabtu (29/8/2020).

Kejadian yang juga menimbulkan kerugian warga sipil itu dipicu kabar hoaks dari oknum TNI yang mengaku dikeroyok setelah mengalami kecelakaan tunggal tak jauh dari lokasi kejadian. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TNI AD Sudah Bayar Ganti Rugi dan Santunan kepada 114 Korban, Totalnya Rp 591.776.000. 

Editor: rika irawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved