Breaking News:

Berita Pendidikan

Pemerhati Asal Banjarnegara Soroti Perilaku Anak Desa yang Makin Aktif Gunakan Gadget

Sebagian orangtua yang rata-rata bermatapencaharian petani mengeluh karena harus memikirkan biaya pembelian kuota internet anaknya.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
Thinkstock
ILUSTRASI beberapa orang sibuk dengan ponselnya masing-masing. 

Masalahnya, pendampingan orang tua terhadap anak dalam memanfaatkan smartphone di desa sulit dilakukan.

Disamping kesibukan di ladang, orangtua di desa banyak yang gagap teknologi karena tingkat pendidikan rendah. 

Sang anak yang masih belia tak jarang lebih mahir mengoperasikan gadget dibanding orangtuanya. 

Ini yang membuat orangtua sulit melakukan pendampingan saat anaknya berselancar di dunia maya.

Mereka juga sulit mengontrol apakah situs-situs yang diakses anaknya baik untuk perkembangan mentalnya. 

Karena smartphone sudah menjadi teman keseharian anak di desa, ia menilai kehadiran relawan yang sadar teknologi dibutuhkan untuk mendampingi anak agar bijak berinternet. 

"Ada forum forum di desa, volunteer atau relawan sebenarnya bisa membantu dalam kondisi seperti ini."

"Mereka melakukan kerja pendampingan ke warga dan anak," katanya. (Khoirul Muzakki)

Suroto Sebut Kesadaran Warga Gunakan Masker Masih Rendah di Purbalingga

Kajari Purbalingga: Perkara Pidana Kini Bisa Dihentikan Tanpa Proses Pengadilan

Ganjar Minta Bantuan Warga, Kirim Foto ASN Pemprov Jateng Tak Gunakan Masker, TPP Bakal Dipotong

Secepatnya Kumpulkan Rekening, BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto: Diperpanjang Hingga 15 September

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved